Suara.com - Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika, Gun Gun Siswandi mengatakan saat ini ada sekitar 143 juta orang atau sekitar 54 persen penduduk Indonesia sudah mengakses internet.
"Hampir semua pengguna internet tersebut menggunakan internet untuk mengakses media sosial," katanya dalam Kuliah Umum dan Talkshow bertajuk Nasionalisme di Era Digital di Grha Sabha Prama Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Kamis (6/12/2018).
Menurut dia, perkembangan internet, saat ini tidak hanya berbicara tentang aspek infrastruktur, akan tetapi juga aspek penggunanya, sehingga pengguna internet harus bisa mengendalikan agar tidak berdampak negatif bagi dirinya maupun orang lain.
Karena itu, kata dia, melalui berbagai program, Kementerian Kominfo berusaha mempersiapkan masyarakat untuk bisa memanfaatkan internet secara bijak untuk hal-hal yang bermanfaat.
"Masyarakat selain perlu melek digital, juga perlu dididik agar lebih cerdas menggunakan media sosial untuk tidak menyebarkan hoaks dan hal negatif lainnya," katanya.
"Kita juga harus bisa mengendalikan teknologi, bukan kita yang dikendalikan oleh teknologi," imbuh dia.
Dia juga mengatakan, perkembangan industri kreatif sektor teknologi digital yang kini semakin digandrungi serta peranan teknologi digital dinilai mampu menjadi tameng nasionalisme dari serbuan budaya asing, radikalisme dan intoleransi.
"Kebutuhan manusia saat ini bukan hanya sandang, pangan dan papan, tetapi juga informasi. Memasuki era digital, pola pikir serta perilaku kita juga harus disesuaikan dengan perkembangan tersebut," katanya.
Berita Terkait
-
Menkomdigi Ubah Aturan Kuota Internet, Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota dan Beri Pilihan Pelanggan
-
Nggak Lagi Ragu Ganti Provider, Saatnya Beralih ke XL yang Terbukti Juara
-
Saatnya Ganti Provider agar Dunia dalam Genggaman
-
Bukan Sekadar Iklan Bold, TVC Mobil Biru XL Jadi Alasan Kenapa Saatnya Ganti Provider
-
Wasabi Hot Cloud Storage Kini Hadir Lewat CBN
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar