Suara.com - Asus Regional Marketing Manager Indonesia dan Malaysia, Galip Fu mengatakan para konsumen sudah dapat membeli ponsel Asus ZenFone Max Pro M2 dan Asus ZenFone Max M2 secara online dan offline per Rabu (12/12/2018).
"ASUS memastikan akan melakukan penjualan perdana secara serentak pada channel offline dan online untuk ZenFone Max Pro M2 dan ZenFone Max M2, yaitu pada tanggal 12 Desember 2018," kata Galip Fu di Jakarta.
Dia menjelaskan, untuk penjualan offline, Asus menunjuk 12 toko pertama di seluruh Indonesia untuk melakukan penjualan perdana ZenFone Max Pro M2 dan ZenFone Max M2 yang akan digelar tanggal 14 Desember 2018.
Setiap pembelian Asus ZenFone Max Pro M2 di 12 toko ini, pembeli akan mendapatkan power bank ZenPower Duo berkapasitas 10.000 mAh secara cuma-cuma. Sementara pembeli Asus ZenFone Max M2 akan mendapatkan ZenPower Pocket berkapasitas 6.000 mAh.
Sementara untuk channel online, Asus ZenFone Max Pro M2 dan Asus ZenFone Max M2 dapat dibeli melalui Shopee. Penjualan perdana ZenFone Max Pro M2 versi RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB sudah digelar secara eksklusif di Shopee pada tanggal 12 Desember 2018 pukul 00.00 WIB dengan banderol harga Rp 3.199.000.
Galip menambahkan, setiap pembelian ZenFone Max Pro M2 saat periode penjualan eksklusif di Shopee, pembeli akan mendapatkan karakter Kelly di game Free Fire, serta Grade B Hero Skin di game Contra Return atau Blue Class Weapon (Gatling).
Untuk Asus ZenFone Max M2, penjualan perdana akan digelar secara eksklusif di Lazada pada tanggal 12 Desember 2018 pukul 11.00 WIB dengan banderol harga mulai dari Rp 2.299.000.
Sementara sesi pre-order ROG Phone akan dimulai pada awal Januari 2019 dan akan dibanderol dengan harga mulai dari Rp 12.999.000 untuk varian penyimpanan 128GB dan Rp14.499.000 untuk varian penyimpanan 512GB.
"Paket penjualan ROG Phone di Indonesia termasuk AeroActive Cooler, GameVice Controller, dan case eksklusif," tutup Fu.
Tag
Berita Terkait
-
Asus ROG x Spider-Man: Brand New Day Dobrak Batas Performa dengan Pendingin Laptop Gaming RTX 5090
-
ASUS ExpertBook Ultra: Laptop Profesional dengan Mobilitas Tinggi dan Performa AI
-
Asus ExpertBook P5 G2 (AMD) Bawa Kekuatan AI 55 TOPS untuk Superioritas Bisnis Hybrid
-
ROG Homecoming Jadi Panggung Inovasi Asus, Komunitas Diajak Lihat Teknologi Masa Depan
-
Rekomendasi 5 Merk Laptop Paling Awet, Servis Center Resmi Mudah Dijangkau
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan