Suara.com - Pernahkah Anda bertanya, apa yang terjadi pada akun media sosial Anda setelah meninggal? Ketika seseorang meninggal di abad ke-21, warisan digital tertinggal karena beberapa akun media sosial tetap aktif.
Terkadang hal ini dapat mengganggu kesedihan teman dan kerabat karena fitur otomatis, seperti pembaruan ulang tahun, masih muncul di akun pengguna yang baru saja meninggal.
Menurut laporan pada tahun 2016, sekitar 8.000 pengguna Facebook meninggal setiap hari, setara dengan 428 setiapjam. Dalam sepuluh tahun pertama keberadaan Facebook, 30 juta pengguna meninggal dengan 312.500 sekarang dilaporkan meninggal setiap bulan.
Jika raksasa jejaring sosial berhenti tumbuh, lebih banyak pengguna akan mati daripada hidup pada 2065.
Meskipun Facebook memiliki langkah-langkah untuk profil yang sudah tidak aktif, beberapa situs media sosial besar akan membuat akun aktif lama setelah pengguna meninggal.
Jika pengguna Twitter meninggal, perusahaan mengatakan akan bekerja dengan orang yang berwenang untuk bertindak atas nama anggota keluarga langsung terverifikasi, untuk menonaktifkan akun.
Dimungkinkan juga untuk meminta penghapusan akun pengguna yang sudah meninggal, tetapi mereka akan memerlukan salinan ID dari orang yang mengajukan permintaan dan salinan sertifikat kematian.
Tetapi Twitter dengan jelas menyatakan bahwa tidak akan memberikan akses ke akun pengguna yang telah meninggal terlepas dari hubungannya dengan pengguna.
Baca Juga: Hasil Studi LIPI: Media Sosial Punya Peran Krusial Picu Intoleransi
Situs jejaring sosial menambahkan pengaturan baru tahun lalu yang memberikan pengguna opsi untuk menghapus akun mereka secara permanen ketika mereka sudah wafat. Pengguna juga dapat memilih teman atau anggota keluarga untuk menjadi 'kontak lama' dan mengambil kendali atas beberapa aspek akun mereka setelah kematian mereka.
Kontak lama memosting pesan terakhir pada profil dan itu berubah menjadi peringatan di mana teman-teman dapat memosting pesan peringatan dan simpati. Konten yang tidak sesuai dapat dimoderasi oleh kontak lawas.
Kedua opsi tersedia tetapi Facebook membutuhkan bukti kematian sebelum ini dapat diaktifkan.
Untuk memilih kontak lama, pengguna harus mengakses pengaturan dan di bawah tab Keamanan, klik atau ketuk opsi "Kontak Lama" yang muncul di bagian bawah.
Berita Terkait
-
Throwback 2018, Deretan Peristiwa Penting Teknologi
-
Klaim Terkena Bug, Instagram Diam-diam Uji Tampilan Baru
-
Aneh tapi Nyata, Pengguna Ini Main Twitter dari Perangkat Tak Biasa
-
Flashback, Begini Cuitan Kocak Warganet Bertagar #kuingatsaatdahulu
-
Bikin Thread Soal iPhone Mahal, Akun Ini Diprotes Netizen
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana