Suara.com - Aktivitas penambangan koin Kriptokurensi masih menarik banyak orang untuk melakukannya. Termasuk pria asal Taiwan satu ini yang nekat curi listrik untuk melakukan hal itu.
Dikutip dari Cointelegraph, seorang pria bernama Yang ditangkap pihak berwenang Taiwan dengan tuduhan melakukan pencurian listrik.
Baca Juga : Kepala Sekolah Dipecat Karena Penambangan Koin Kriptokurensi
Tak tanggung-tanggung, pria ini curi listrik hingga 3 juta dolar AS atau sebesar Rp 43 miliar. Listrik sebesar ini diguanakannya untuk menambang koin Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).
Menurut laporan media lokal, EBC Dongsen (26/12/2018), Yang ditangkap dengan tuduhan mencurian listrik. Pria Taiwan ini pun harus menghadapi tuntutan hukum.
Baca Juga : Tren Penambang Koin Turun, Harga Kartu Grafis Mulai Normal
Namun apa yang dilakukan Yang bukan tanpa hasil. Dengan listrik curian sebesar itu, ia mampu menambang koin senilai 100 juta yuan atau sebesar Rp 200 miliar.
Menurut laporan, Yang telah mengubah 17 tempat bisnis seperti toko mainan dan warnet menjadi fasilitas penambangan koin Kriptokurensi.
Disebutkan kalau Yang meminta seorang tukang listrik memodifikasi meteran listriknya. Dengan ini, ia bebas memakai listrik berapapun.
Namun perusahaan Listrik negara tersebut dapat mengendusnya. Mereka melaporkan ketidakberesan pada pasukan daya listrik ke tempat tersebut.
Baca Juga : Jutawan Bitcoin Buat Lengan Robot Mirip Musuh Spider-Man
Akhirnya perusahaan listrik ini melaporkan ke kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Dan mendapati Yang telah curi listrik untuk penambangan koin Kriptokurensi.
Baca selengkapnya kisah curi listrik untuk penambangan koin Kriptokurensi ini di HiTekno.com.
Berita Terkait
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Sinopsis 96 Minutes, Film Taiwan yang Jadi Trending di Netflix!
-
Sinopsis Mudborn, Kisah Pasutri Diserang Boneka Misterius
-
Purbaya Respons Konflik China-Taiwan, Ini Efeknya ke Ekonomi RI
-
Pabrik Chip Semikonduktor TSMC Ikut Terdampak Gempa Magnitudo 7 di Taiwan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Link Download Kumpulan Nada Dering Alarm Sahur dengan Suara Unik
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 28 Februari 2026: Banjir Skin SG2, Bundle Langka, hingga Diamond Gratis
-
Huawei Watch Ultimate 2 Segera Rilis di Indonesia: Selam 150 Meter dengan Fitur Pesan Bawah Laut
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
AI, Cloud, dan Data Center Terintegrasi Jadi Motor Ekosistem Digital Nasional 2026
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp3 Jutaan dengan Skor AnTuTu Tertinggi
-
21 Kode Redeem FC Mobile Aktif 28 Februari 2026, Ada Paket Ramadan dan Ribuan Gems Gratis
-
Cara Pre Order Samsung Galaxy S26 Series 2026: Cicilan Rp600 Ribuan per Bulan, Nikmati Galaxy AI
-
Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM
-
SHECURE Digital Resmi Diluncurkan, Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Online