Suara.com - Moonton, selaku pengembang game Mobile Legends, mengakui kesalahan sistem matchmaking dalam platform gamenya tersebut sehingga dapat "dieksploitasi" oleh player curang.
Melalui pernyataan resminya, Moonton mengakui terdapat celah yang memungkinkan sistemnya mempertemukan dua player yang berbeda kondisi.
Player curang dalam Mobile Legends dapat memanfaatkan hal ini menggunakan aplikasi pihak ketiga sehingga membuat solo player dirugikan.
Dalam celah yang ada di dalam sistem matchmaking Mobile Legends, player yang melakukan party bersama teman dapat bertemu dengan player solo.
Idealnya, player yang bermain dengan sebuah tim akan bertemu dengan player yang juga berada di dalam timnya. Solo player juga akan bermain dengan solo player yang masuk ke dalam Rank.
Apabila kedua peraturan tersebut terpenuhi, maka keadilan bisa dirasakan oleh kedua tim. Jika tidak, maka player solo dapat dirugikan karena seakan-akan mereka dikeroyok oleh player yang lebih kompak.
Hal itu sangat jelas karena player yang sedang party pasti memiliki sistem komunikasi yang baik jika dibandingkan dengan player solo.
Mobile Legends akan memberikan peringatan sebelumnya kepada player yang curang atau menggunakan aplikasi pihak ketiga. Dalam kasus yang serius, Mobile Legends bahkan akan melarang player untuk bermain lagi dalam platformnya.
Moonton berjanji akan memperbaikinya pada update terbaru di minggu depan.
Baca Juga: Ini Alasan Mobile Legends Dipertandingkan di SEA Games 2019
Pengumuman yang diposting dalam halaman Facebook resmi Mobile Legends ini menuai lebih dari 800 komentar dan sebagian besar mengaku kecewa dengan sistem yang ada.
Berita Terkait
-
Ini Alasan Mobile Legends Dipertandingkan di SEA Games 2019
-
Live Action Mobile Legends, Gatotkaca Jatuh Hati ke Kadita
-
5 Players Asal Indonesia Ini Bikin Gamers Dunia Ketar - Ketir
-
Kesengsem eSports, Jokowi Minta Ajarin Kaesang Mobile Legends
-
Turnamen Mobile Legends Asia Tenggara Digelar, Berhadiah Rp 1,4 M
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak