Suara.com - Tampaknya, Xiaomi mulai risih dengan kehadiran Samsung Galaxy M20 dan Galaxy M10. Dilihat dari cara pabrikan asal China itu mempromosikan salah satu produknya yang unik dan bikin pusing pembacanya.
Xiaomi mempromosikan Redmi dengan cara terbalik di akun resmi Twitternya. Yup! benar-benar terbalik dan buat Anda yang berniat membacanya, coba balikkan perangkat gadget Anda.
Sebenarnya, ini bukan kali pertama Xiaomi melakukan cara promo unik yang memusingkan pembacanya. Sebelumnya, Xiaomi India mempostingkan foto Lei Jun dan Manu Kumar Jain secara terbalik. Lalu disusul foto smartphone Redmi Note 7 terbalik juga.
Kali ini Xiaomi kembali gunakan Redmi untuk menyindir smartphone Samsung Galaxy M20 dan kembali memakai postingan terbalik.
Xiaomi memamerkan kamera 48 MP yang mereka miliki dengan mengejek smartphone Samsung Galaxy M20 secara tidak langsung.
''good things come to those who wait #MiPower,'' tulis Xiaomi secara terbalik dalam promosinya.
Dikutip dari GSM Arena, apa yang dikatakan Xiaomi ini sebagai pengganti kalau smartphone andalan mereka belum siap dirilis di India. Xiaomi pun meminta penggemarnya bersabar karena mereka punya sesuatu untuk melawan smartphone Samsung tersebut.
Tidak lain adalah smartphone yang ditunggu itu adalah Redmi Note 7.
Seperti diketahui, smartphone Samsung Galaxy M20 dan Galaxy M10 telah resmi dirilis di India. Keduanya dirancang untuk para millenial, karenanya hadir dengan infinity-V display, kamera utama ganda, baterai lebih besar, serta prosesor yang diklaim lebih kuat.
Baca Juga: Kamera Sony Xperia XZ4 Bakal Kalahkan Redmi Note 7
Samsung Galaxy M20 dibekali layar 6,3 inci, dengan poni ala tetesan embun di bagian atasnya. Sementara Galaxy M10 memiliki layar 6,2 inci.
Galaxy M20 disokong baterai berkapasitas 5000 mAh. Untuk pengisian daya, sudah menggunakan colokan type C yang diklaim bekerja lebih cepat.
Di sektor dapur pacu, Samsung Galaxy M20 mengandalkan prosesor Exynos 7904, setara dengan Snapdragon 636 yang bisa ditemukan pada Asus Zenfone Max Pro M1 atau Xiaomi Redmi Note 6 Pro. Galaxy M20 memiliki dua pilihan RAM, 3 GB dan 4 GB, dengan kapasitas penyimpanan 64 GB.
Adapun Samsung Galaxy M10 dipacu Exynos 7870, dengan pilihan RAM 2 GB serta 3 GB. Besar memori utamanya 32 GB.
Samsung Galaxy M20 dan M10 mulai tersedia ada 5 Februari lalu di India.
Meskipun kehadirannya nampak bikin Xiaomi ketir-ketir, posisi pabrikan berlogo sapi itu masih mendominasi pasar smartphone di India. Bahkan, di atas Samsung maupun Apple sekalipun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Kasus Keracunan MBG Kembali Muncul, Sudaryono Akui BGN Sempat Drop
-
300 Massa Aksi Ditangkap, SETAPOL Ungkap Kekerasan Aparat: Kondisinya Sangat Miris!
-
The Let Them Theory: Buku dengan Konsep Sederhana untuk Hidup Lebih Tenang
-
Ultimatum Kapolda DIY! Mahasiswa Tuntut Minta Maaf Soal Framing Video 'Cairan Merica'
-
Bukan Sekadar Bencana Asap, Komnas HAM Soroti Hak 3 Juta Warga Terdampak Karhutla
-
256 Siswa SMPN 1 Kabuh Jombang Bertumbangan Usai Santap MBG
-
TNI AL Dalami Kasus Prajurit Jadi Ajudan Arya Wedakarna di Acara Komunitas LGBT
-
5 Zodiak yang Diprediksi Beruntung dan Jalani Hari Baik 4 September 2026
-
Eks Wakil Menteri Ditangkap Terkait Korupsi Migas, Uang Rp 96,9 Miliar Disita
-
Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, BGN: 80-90 Persen karena Tak Taat SOP