Suara.com - Peristiwa yang terjadi pada Senin (11/02/2019), mengurungkan niat seseorang untuk menyalakan lampu di rumahnya. Pasalnya, seekor harimau berusia dua tahun diketahui telah ditemukan oleh seseorang yang ingin merokok ganja.
Kucing besar ini ditemukan di sebuah rumah yang ditinggalkan oleh seseorang untuk merokok ganja.
Setelah pergi ke dalam rumahnya dan ingin menyalakan ganja lagi, ia kaget karena harimau ada di rumahnya.
Peristiwa yang terjadi di Houston, Texas, Amerika Serikat ini langsung mendapatkan tindakan cepat dari organisasi hewan dan kepolisian setempat.
Orang yang melaporkan kejadian tidak diidentifikasi oleh pihak yang berwenang. Namun sekadar diketahui, ganja dilegalkan di beberapa negara bagian Amerika Serikat.
Pihak kepolisian Houston menjelaskan bahwa orang tersebut mengurungkan niatnya dan langsung melaporkan ke pihak berwenang atas penemuan yang mencengangkan tersebut.
Belum sempat mabuk karena merokok ganja, sepertinya orang ini telah menemukan ''imajinasi liar'' di luar yang diharapkannya.
Petugas kepolisian dan staff dari Animal Shelter and Adoption Facility Houston (BARC) langsung menuju tempat yang dilaporkan oleh orang tersebut.
Mereka tiba di rumah dan bahkan bisa mencium bau dan suara harimau.
Baca Juga: 2 Harimau Koleksi Semarang Zoo Lepas dari Kandang, Ini yang Terjadi
''Ini bukan harimau pertama yang kami tangkap dan akan kita selidiki. Di kota Houston, kita tidak bisa memelihara binatang eksotis, termasuk harimau,'' kata Lara Cottingham kepala staf administrasi kota Houston.
Berdasarkan keterangan tersebut, berarti kepolisian kota Houston akan mencari tersangka untuk dijatuhi denda.
Harimau yang masuk ke rumah seseorang yang dirahasiakan identitasnya tersebut dicurigai sebagai hewan yang dibeli secara ilegal dan tak sengaja terlepas.
Dikutip dari New York Times, saat ini hewan tersebut dipindahkan ke Cleveland Amory Black Beauty Ranch di Murchison, Texas.
Tempat tersebut merupakan peternakan hewan yang memiliki lebih dari 800 hewan termasuk 2 harimau.
Laporan dari seseorang ke pihak berwenang sangatlah tepat mengingat harimau dapat menyerang manusia.
Berdasarkan data dari penelitian yang tercatat sejarah, setidaknya 373.000 orang meninggal akibat serangan harimau antara tahun 1800 hingga 2009.
Sebagian besar serangan itu terjadi di Asia Selatan dan Asia Tenggara.
Harimau liar atau yang tidak terurus dengan baik, apabila kelaparan, hewan buas tak segan menyerang manusia.(HiTekno.com/Rezza Dwi Rachmanta)
Berita Terkait
-
Stok Rudal Pencegat AS Menipis Akibat Perang Panjang Lawan Iran
-
Amerika Stres Iran Tak Hancur-hancur Diserang, Temui Jalan Buntu
-
Donald Trump Gereget Mau Rudal Fasilitas Nuklir Iran: Sampai Mereka Bilang Tak Tahan Lagi
-
Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?
-
AS Selidiki Keterlibatan Peretas Iran dalam Serangan Siber Fasilitas Air Minnesota
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan