Suara.com - Menyambut Pemilu 2019 di Indonesia, Facebook berkomitmen melindungi integritas Pemilu dari pengaruh yang tidak diinginkan. Facebook ikut andil dalam mengawal Pemilu di Indonesia dengan tidak mengizinkan adanya iklan politik dari luar negeri di Indonesia untuk sementara waktu.
Hal ini dilakukan Facebook untuk mencegah adanya campur tangan asing dalam Pemilu dan memberikan lebih banyak informasi tentang iklan politik yang pengguna lihat di Facebook dan Instagram. Kebijakan tidak ada iklan politik dari luar negeri ini berlaku mulai 5 Maret 2019.
Facebook menambahkan bahwa kebijakan ini akan diimplementasikan pada iklan yang berhubungan dengan pemilihan umum, jika iklan itu dijalankan oleh pengiklan yang berasal dari luar Indonesia. Perubahan ini akan berlaku untuk iklan politik yang menurut pihak Facebook berasal dari entitas di luar negeri dan berupaya untuk memengaruhi hasil pemungutan suara pada 17 April mendatang.
Facebook mengatakan bahwa pihaknya memiliki tim tersendiri yang akan meninjau iklan politik dari luar negeri tersebut dan memanfaatkan teknologi automated review untuk mengidentifikasi iklan politik dari luar negeri yang tidak seharusnya ditampilkan.
Tak hanya itu, pihak Facebook juga bekerja sama dengan kelompok masyarakat yang akan membantu dalam memberikan masukan mengenai iklan politik dari luar negeri. Sementara itu, secara global, pada bulan Juni mendatang Facebook akan menyediakan lebih banyak fitur bagi pengiklan di seluruh dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis