Suara.com - Berkat data yang dikumpulkan para astronom melalui TESS (Transiting Exoplanet Survey Satellite), NASA berhasil menemukan sebuah planet baru seukuran Saturnus.
Planet tersebut dikategorikan sebagai TOI 197.01. TOI sendiri merupakan kependekan dari TESS Object of Interest dan digambarkan sebagai planet Saturnus panas. Tak hanya panas dan berukuran seperti Saturnus, planet ini juga terletak sangat dekat dengan bintang induknya dan menyelesaikan orbit hanya dalam 14 hari.
Penemuan ini dipublikasikan dalam makalah di The Astronomical Journal yang ditulis oleh tim internasional dan terdiri dari 141 astronom. Daniel Huber yang seorang asisten astronom asal Universitas Hawaii merupakan seorang penulis utama dari makalah tersebut.
TESS sendiri diluncurkan dari Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral Florida pada April 2018 lalu. Misi utama satelit ini sendiri adalah menemukan exoplanet, yaitu planet-planet yang berada di luar tata surya.
Astronom menggunakan pemodelan asteroseism untuk menentukan radius, massa, dan usia bintang induk. Data tersebut dapat dikombinasikan dengan pengamatan dan pengukuran lain untuk menentukan sifat-sifat planet yang mengorbit. Dalam kasus planet TOI 197.01, bintang induknya berusia sekitar 5 miliar tahun dan sedikit lebih berat serta besar dari Matahari.
"TOI 197.01 memberikan pandangan pertama pada potensi kuat TESS untuk mengkarakterisasi planet ekstrasurya menggunakan asteroseismologi," tulis para astronom dalam makalah, seperti yang dikutip dari phys.org.
Besaran planet TOI 197.01 sendiri adalah sebuah planet gas dengan jari-jari sekitar sembilan kali Bumi dan membuatnya kira-kira seukuran Saturnus. Tak hanya itu, planet ini juga memiliki massa sebesar 60 kali massa Bumi.
Berita Terkait
-
Cuma Berbaring Tapi Digaji Rp 2,6 Miliar oleh NASA, Siapa Mau Daftar?
-
Ukuran Baju Tak Pas, 2 Astronot Perempuan Gagal Melayang di Antariksa
-
Seru, Teleskop Hubble Tangkap Badai Besar di Neptunus!
-
Foto Roket SLS Diblur, Apa yang Disembunyikan NASA?
-
Meteor Baru Saja Meledak di Bumi, Kalahkan Bom Atom Hiroshima
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat
-
8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui
-
Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima
-
Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3
-
Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra
-
Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?
-
6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek
-
Prabowo Jadi Tamu Utama Forum Ekonomi Rusia, Putin Siapkan Pertemuan Bilateral