Suara.com - Di awal tahun 2019, Vivo V15 Pro sempat mencuri perhatian karena inovasi kamera depannya yang mengusung mekanisme pop-up camera.
Namun, selera konsumen Indonesia terhadap ponsel cepat berubah. Pasalnya, realme 3 Pro yang baru saja melenggang pada 8 Mei lalu, sudah menjadi incaran, terutama di kalangan konsumen milenial.
Lalu, ponsel manakah yang benar-benar memberikan kesan 'pro' untuk para penggunanya? Intip jawabannya dalam komparasi berikut.
Desain
Secara keseluruhan, tampilan luar Vivo V15 Pro cukup memanjakan mata. Vivo V15 Pro yang mampir ke meja redaksi Suara.com adalah Topaz Blue.
Di kubu seberang, desain realme 3 Pro terinspirasi dari sirkuit balap yang membuat desain ponsel ini terlihat unik karena memberikan efek dan pola cahaya baru pada casing belakang ponsel.
Selain itu, gradasi warna pada bagian punggung ponsel dibuat menjadi miring sehingga menghasilkan efek visual yang lebih beragam dan berlapis saat dilihat. Alhasil, realme 3 Pro terlihat lebih elegan dari berbagai macam sisi.
Urusan desain, baik Vivo V15 Pro maupun realme 3 Pro sama-sama memiliki karakter tersendiri sehingga pengguna bisa memilih sesuai selera mereka masing-masing.
Layar
Baca Juga: Ludes Dalam Semenit, Ini Spesifikasi Realme 3 Pro
Vivo V15 Pro mengusung layar Super AMOLED 6,39 inci berdesain Ultimate All-Screen dengan resolusi Full HD+ (2316 x 1080 piksel).
Karena tak lagi memiliki poni, aspek rasio screen to body Vivo V15 Pro cukup lebar yakni 19,5:9. Imbasnya, ukuran layarnya terasa tidak terlalu lebar. Untuk bermain game, ukuran layar seperti ini kurang direkomendasikan.
Sementara itu, realme 3 Pro dilengkapi dengan layar dewdrop, mengintegrasikan kamera depan, sensor cahaya, dan sensor jarak. Tak lupa, layar ponsel terbaru juga ekstra aman karena dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 5.
realme 3 Pro memiliki keunggulan layar layarnya realme 3 pro 2340x1080 piksel. Jadi kerapatan layarnya lebih unggul realme 3 Pro.
Ponsel 6,3 inci ini juga memiliki bezel tipis, karena hanya berjarak 1,55 mm dari layar ponsel. Secara matematis, aspek rasio layar ke bodi mencapai 90,8 persen.
Hasilnya, layar ponsel lebih luas saat menyajikan konten visual, baik untuk bermain game ataupun menonton video.
Bagi penggila game, layar pada realme 3 Pro lebih luas untuk menampung gambar. Dengan adanya Corning Gorilla Glass 5, ponsel ini juga menawarkan ketahanan layar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan