Suara.com - Menyasar segmen menengah dengan harga terjangkau, smartphone Redmi Note 7 laris manis di negara India.
Smartphone ini diketahui juga telah masuk di China, Nigeria, Inggris, Ukrania, dan Indonesia.
Pada awal April 2019, Redmi telah mengumumkan bahwa mereka telah menjual 4 juta unit smartphone secara global.
Bahkan pada saat itu, smartphone andalan mereka belum tersedia di beberapa negara.
Pada hari Senin (13/05/2019), Redmi India dengan bangga mengklaim bahwa mereka telah menjual 2 juta unit Redmi Note 7 series.
Hal yang lebih mengejutkan adalah mereka hanya perlu waktu 2 bulan untuk meraih hasil penjualan yang menggembirakan tersebut.
Angka penjualan itu sudah termasuk penjualan Redmi Note 7 Pro juga.
Menurut Manu Kumair Jain, Managing Director Xiaomi India, mereka telah menjual 250 ribu unit Redmi Note 7 series per minggu.
Sementara permintaan terhadap smartphone bahkan menyentuh lebih dari 1 juta unit per minggunya.
Baca Juga: Redmi Note 7 Dikirim ke Luar Angkasa, Tapi Malah Gini Tanggapan Warganet
Dikutip dari Gizmochina, para analis memperkirakan bahwa penjualan Redmi kemungkinan bisa lebih tinggi dari rekor yang diumumkan.
Itu bisa dicapai apabila Redmi tidak melakukan flash-sale. Perusahaan tersebut masih berjuang memenuhi permintaan tinggi ketika meluncurkan smartphone terbaru.
Pada akhir Maret 2019, Redmi Note 7 dikenalkan di Indonesia dengan spesifikasi yang menggiurkan.
Dijual dengan harga mulai dari Rp 1.999.000, smartphone sudah dibekali dengan chipset Snapdragon 660, sensor kamera belakang 48 MP + 5 MP, sensor selfie 13 MP, dan layar super lega.
Atas harganya yang cukup miring, tak mengherankan apabila Redmi Note 7 diminati oleh banyak penggemar smartphone.
Berita Terkait
-
4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
-
5 Daftar HP Baterai 8000mAh+ Terbaik 2026: Tipis, Gahar, dan Tahan Berhari-hari!
-
Bocoran Redmi 17 5G Terungkap: Snapdragon 4 Gen 5 & Android 16 Siap Guncang Pasar HP Midrange
-
5 Rekomendasi HP Rp5 Jutaan: Performa Ngebut, Kamera Jernih, dan Memori Lega
-
Redmi Note 17 Rilis dengan Fitur AI Anti Penipuan, Ini Spesifikasinya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan