Suara.com - Jelang Idul Fitri, penjualan ponsel terus meningkat. Maklum, periode ini sering dijadikan konsumen sebagai momentum tepat untuk 'membuang' budget Tunjangan Hari Raya (THR).
Di sisi lain, tradisi tersebut dimanfaatkan vendor untuk menjajakan ponsel murahnya untuk menarik daya beli konsumen.
Dari banyaknya ponsel murah yang beredar jelang Lebaran, realme C2 dan Redmi 7 cukup menyita perhatian. Namun, ponsel manakah yang layak dijadikan kado untuk THR tahun ini?
Kita bandingkan saja spesifikasi realme C2 vs Redmi 7 untuk meyakinkan pilihan Anda.
Desain
Realme C2 mengusung gaya desain yang terbilang tidak konvensional yang disebut Disebut Diamond Cutting. Pola ini menjadikan casing belakang realme C2 seolah terlihat seperti potongan berlian.
Menggunakan potongan laser, setiap potongan berliannya memberikan efek yang berbeda saat dilihat dari sudut tertentu.
Body belakang realme C2 juga tak mudah meninggalkan bekas sidik jari pengguna. Alhasil, realme C2 terlihat berkilau.
Di sisi lain, Redmi 7 memilih untuk menggunakan desain gradien yang kini tengah booming digunakan oleh banyak vendor ponsel. Tak hanya itu, lengkungan di penutup belakang Redmi 7 juga terasa ramping.
Dari desain, realme C2 hadir lebih inovatif dan tidak rentan terhadap bekas sidik jari saat digenggam. Sementara Redmi 7 muncul dengan tampilan pasaran, karena mengikuti arus mainstream dengan konsep gradien warna.
Baca Juga: Hanya Rp 1 Jutaan, Ini Spesifikasi Realme C2
Lantas, bagaimana dengan chipset dan kamera realme C2 dan Redmi 7? Simak di halaman selanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik