Suara.com - Sebuah unggahan mengenai deretan lelaki yang gugur memperjuangkan cintanya menjadi viral di Facebook. Sebetulnya, akun Facebook bernama Anesha Wiratmoko membagikan sebuah unggahan yang cukup membuat miris di forum Video Gambar Dan Cerita Lucu.
Unggahan yang ia bagikan berhasil viral di Facebook setelah mendapatkan lebih dari 2.100 Like dan ratusan komentar dari warganet.
Tak hanya itu, unggahan juga telah dibagikan lebih dari 166 kali sehingga makin membuat warganet lainnya heboh.
Ia membagikan deretan gambar dengan caption "Kasih semangat donk buat kaka2 ini yg gugur dalam membuktikan bahwa dia laki2 sejati".
Terang saja caption itu memicu pro dan kontra bagi warganet yang setuju atau tidak setuju dengan deretan gambar yang dibagikan. Deretan gambar memperlihatkan ekspresi seorang lelaki yang bersedih ketika cintanya ditolak oleh gebetannya.
Berbagai macam ekspresi diungkapkan, seperti berlutut, memohon, memeluk boneka sambil menangis atau duduk termenung di pinggir jalan. Banyak warganet yang ikut mendukung atau tidak setuju sehingga memberikan komentarnya.
"Gua nembak ditolak, ya udah cari yg lain. Gak susah, gak mesti ngemis2 kyk gitu cuma buat rendah derajat lelaki aja," komentar Fery Joe Amstrong.
"Koq aku jadi Terenyuh y, Awokawokawokawok, dasar laki-laki BuCin," balas Diggie Bagaskoro Wratsongko.
Namun ada juga warganet yang memberikan dukungan kepada lelaki yang gugur dalam memperjuangkan cintanya itu.
Baca Juga: Cinta Ditolak, Golok Milik Jomblo Akut Bertindak
"Padahal cowok yg berani begitu cintanya tulus loh, tega bgt klo sampai ditolak," kata Rio Mountoya.
"Jangan takut, dulu pun aku kaya gitu, jalani saja," tulis Ndosetiowatikiwang Ndo Kiwang.
Berikut beberapa penampakan cowok yang gugur memperjuangkan cintanya sehingga viral di Facebook:
1. Berdiri aja mas, cari yang lain.
2. Ani: Lepaskan aku Rhoma, lepaskan!
3. Ya ampun, padahal amunisinya udah lengkap.
4. Kalau yang ini, fix cowoknya yang salah. Kenapa bawa boneka macan tutul yang gede banget? Jadi takut kan ceweknya?
5. Kenangan memori gebetannya dibakar sekalian aja mas di situ.
Berita Terkait
-
Kocak! Begini Efeknya Kata Mager Punya Makna Bias
-
Minta Edit Foto Berenang di Amazon, Warganet Malah Kerjai Cewek Cantik Ini
-
Menurut Warganet, 10 Pemain Sepak Bola Ini Mirip Tokoh Kartun
-
Jadi Ayah Baru, Ini Kisah Haru Pengorbanan Gamer untuk Anaknya
-
Lengan Mempelai Wanita Ini Bikin Warganet Heboh, Ternyata Ini Sosok Aslinya
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar