Suara.com - Twitter mengumumkan kebijakan baru dalam menanggapi cuitan atau tweet berisi ujaran kebencian yang ditujukan pada kelompok agama. Aturan baru tersebut menyebutkan bahwa Twitter akan menghapus tweet dari akun yang mencuitkan ujaran kebencian soal kelompok agama.
"Kami membuat aturan kami untuk menjaga pengguna tetap aman di Twitter. Fokus utama kami adalah mengatasi risiko bahaya offline dan penelitian menunjukkan bahwa bahasa yang tidak manusiawi meningkatkan risiko tersebut," tulis tim keamanan Twitter dalam sebuah posting blog.
Kebijakan baru ini menyasar hal yang lebih spesifik dalam platform. Tweet berisi ujaran kebencian yang ditujukan kepada agama tertentu, misalnya menyebut mereka sebagai "tikus", "virus", atau "hewan kotor", sekarang secara eksplisit dilarang oleh aturan platform.
Dilansir dari The Verge, Twitter sendiri memang telah lama berjuang untuk mendeteksi tweet yang berisi ucapan tak pantas dalam platformnya. Akhir bulan lalu, perusahaan mengumumkan bahwa mereka akan memberi tahu pengguna ketika tweet yang diposting oleh tokoh-tokoh politik terkemuka melanggar aturan platform.
Berita Terkait
-
5 Hal yang Tidak Disukai Lelaki dari Perempuan Versi Warga Twitter
-
Ditipu Online Shop, Korban Malah Didoakan Lancar Rezeki oleh Tersangka
-
Twitter Akan Sembunyikan Cuitan Tak Pantas dari Tokoh Publik, Kenapa?
-
Bayar Laundry 772,5 Kilogram, Tagihannya Bikin Mata Terbelalak
-
Diam-diam Twitter Uji Coba Fitur Baru, Ini Fungsinya
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul