Suara.com - Para peneliti di California sepakat menyimpulkan bahwa teknologi Virtual Reality (VR) ampuh untuk meringankan rasa sakit pada pasien.
Bahkan di beberapa rumah sakit di Amerika Serikat, perangkat VR sudah digunakan dalam pengaturan medis untuk membantu meringankan kecemasan, mengalihkan perhatian pasien saat perawatan luka, hingga mengurangi rasa sakit selama terapi fisik untuk mengobati pasien luka bakar.
Sebelum sampai pada kesimpulan tersebut, para peneliti dari Cedars-Sinai Medical Center di Los Angeles telah melakukan beberapa uji coba secara acak.
Menurut laporan Science Focus yang dikutip pada Minggu (18/8/2019), mereka melakukan penelitian untuk mengetahui efektivitas teknologi VR sebagai penghilang rasa sakit Penelitian ini melibatkan 120 pasien yang mengalami nyeri sedang dan berat yang terbagi ke dalam dua kelompok.
Kelompok pertama menggunakan perangkat VR, sementara kelompok lainnya hanya menyaksikan acara kesehatan dan kebugaran di televisi.
Selanjutnya, kelompok pertama diminta untuk menggunakan peralatan VR dan kelompok kedua menonton televisi selama tiga sesi dengan durasi 10 menit sehari. Kegiatan serupa dilakukan selama dua hari berturut-turut.
Bagi pasien yang dibekali perangkat VR, mereka menjalankan simulasi VR yang terdiri dari meditasi visual yang dipandu oleh alam, memainkan game ‘Bear Blast’ yang melibatkan penembakan pada target animasi, dan simulasi penerbangan pesawat Wright bersaudara di pedesaan Ohio.
Hasilnya, para pasien yang menggunakan teknologi VR mengaku bahwa rasa sakit yang mereka rasakan menjadi berkurang. Artinya, studi ini menemukan bahwa VR secara signifikan lebih baik dalam mengurangi rasa sakit daripada hanya menonton televisi.
"VR mengungguli kondisi kontrol dan menunjukkan manfaat selama beberapa hari penggunaan," tutup Dr. Brennan Spiegel, salah satu peneliti.
Baca Juga: Perankan Karakter Godam, Impian Chicco Jerikho Jadi Kenyataan
Berita Terkait
-
Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026
-
Game Ninja Turtles Empire City Segera Debut, Padukan Fitur Canggih di Platform VR
-
Tren Wisata Virtual Meningkat, Warga Jakarta Bisa Jalan-Jalan di Tokyo Gratis
-
Nusameta Luncurkan Sekolah VR Keliling, Ajarkan Luar Angkasa hingga Sejarah
-
Berpetualang di Dunia Game! Ini 4 Anime Bertema Virtual Reality Terbaik
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Cara Sederhana Ibu Rayakan Kemerdekaan, Lomba Hias Tumpeng di Sekolah Anak
-
Padahal RI Bisa Kaya dari Perikanan, Sayangnya Dimaling Asing
-
Jelang Salat Jumat, Prabowo Goda PKS Minta Izin Lanjut Pidato 7 Menit
-
Jepang Mengamuk, Vladimir Putih Cuek Bebek Usai Kunjungan ke Pulau Sengketa
-
PDIP Berharap Tak Ditinggalkan dalam Pembahasan RUU Pemilu
-
Surya Paloh Soal Pidato Prabowo, Optimisme Harus Disertai Realisasi dan Public Trust
-
Kebakaran Kawah Wadon Gunung Gede Capai 5,8 Hektare, Pemadaman Masih Berlangsung
-
Satu Porsi Sehari Bukan Solusi: Logika MBG di Tengah Beban Makan Keluarga
-
Promo HUT RI di Wyndham Opi Hotel Palembang, Menginap Dapat Sajian Spesial dan Mooncake Eksklusif
-
Dituduh Lecehkan Polwan, Kuasa Hukum AKBP F Ungkap Sejumlah Kejanggalan