Suara.com - Jika berbicara mengenai pacaran, tentu cinta dan komitmen yang utama. Namun, jalinan kasih tersebut tentu bisa terhalang dengan faktor lainnya, seperti restu orang tua dari pihak pasangan. Hal tersebut yang tengah dialami oleh seorang warganet bernama Lapia.
Ia membagikan kisahnya lewat sebuah akun Draft UB yang kerap mengunggah pesan-pesan dari dan untuk orang anonim di LINE. Curhatan hatinya tersebut pun kemudian diunggah ulang lewat akun Twitter @draft_ub pada 11 September dalam bentuk tangkapan layar.
Lapia bercerita bahwa ia terpaksa harus menjauhi kekasihnya yang bernama Dama. Pasalnya, ia mendapat pesan dari ibu Dama yang memintanya untuk menjauhi anak lelakinya.
Bukan tanpa sebab, sang ibu mengatakan bahwa Lapia bukan perempuan yang setara dengan anak lelakinya yang merupakan seorang lulusan perguruan tinggi. Beliau meminta agar Lapia mengerti keinginan dirinya sebagai seorang ibu.
"Pia dan tante kan sama-sama wanita. Jadi tante harap nak Pia mengerti. Tante tau kamu dan Dama sudah menjalin hubungan cukup lama tapi Pia, setiap ibu pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Begitu pun tante, sayang. Tante ingin Dama mendapat istri yang setara dengan dia yang lulusan perguruan tinggi. Yang bisa jadi ibu yang hebat dan cerdas untuk cucu tante kelak. Dan mohon maaf sekali Pia, sepertinya hal itu nggak akan Dama dapat dari kamu," tulis sang ibu dalam aplikasi perpesanan LINE.
Sedih karena terhalang restu, ia pun membagikan kisahnya melalui paragraf panjang lewat akun draft. Ia mengaku selama ini telah menghindari kekasihnya dan seolah menghilang tanpa kabar.
Hal tersebut dilakukannya karena enggan memberi tahu kekasihnya apa alasan sebenarnya dan khawatir Dama akan marah kepada ibunya. Terlebih ketika ia akhirnya memilih untuk menyerah tehadap hubungan mereka.
"Sejujurnya, aku nggak ingin menyerah sedini ini sebab aku percaya pada semua yang aku yakini. Tapi aku bisa apa? Di saat yang membuat aku kalah adalah wanita yang paling kamu cinta Dam, wanita yang membawakan dunia untukmu? Wanita yang di mana surgamu ada di bawah telapak kakinya?" tulis Lapia dalam penggalan kalimat yang ditulisnya.
Unggahan tersebut kini telah dibagikan sebanyak lebih dari 6,5 ribu kali ke sesama pengguna Twitter dan menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang turut merasa sedih atas apa yang dialami Lapia dan menyayangkan hubungan keduanya harus kandas di tengah jalan.
Baca Juga: BJ Habibie Wafat: Kisah Cinta, Marga Habibie, dan Presiden Zaman Genting
"Buat emaknya Dama, sungguh harta dan pangkat bukan jaminan bahagia mak..." tulis akun @auliam_33.
"Semoga mertuaku nanti nggak gini," komentar @faridakhll.
"Kadang semesta selucu itu. Dipisahkan karena kasta. Pendidikan tinggi memang penting, tapi tetap saja tidak bisa jadi tolak ukur kesuksesan. Semangat, nder. Jodoh yang baik dan mertua yang baik sudah disiapkan Tuhan," tambah @diddechariezma.
"Dichat seperti itu, yang jelas-jelas udah bikin patah sepatah-patahnya tapi masih bisa setegar itu balesnya dan dengan santuy masih nanggepin dengan sedikit bercanda. Semoga dipertemukan dengan jodoh yang lebih baik dan menerima mbak tanpa mempermasalahkan pendidikanmu," ungkap @sesingkat_M.
"Gimana ya... kesel sih tapi yaa gimana dong! Restu orang tua ituloh, apalagi ibu. Yang sabar ya mbak," cuit @papanyakimo.
Berita Terkait
-
Tak Harus Bertahan Terus, Ini Alasan Lebih Baik Putus Cinta Saja
-
Awas Baper! Polisi Ini Berikan Petuah Cinta
-
Lebih Mahal dari Harga Makanan, Bon Pembayaran Ini Bikin Geleng Kepala
-
Terlalu Jujur, Alasan Terlambat di Papan Kejujuran Ini Bikin Ngakak
-
Unik! Lokasi Rumah Ini di Garis Batas Malaysia - Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis
-
4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
-
Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah
-
Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel
-
IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau
-
Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan
-
Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini
-
Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga
-
Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus