Suara.com - Bukalapak hilang dari toko aplikasi Android, Playstore, Kamis (19/9/2019). Menanggapi masalah ini, startup unicorn ini menguraikan kondisi sebenarnya.
"Aplikasi Bukalapak saat ini sedang mengalami kendala untuk diunduh melalui Google Playstore namun tidak mempengaruhi kegiatan layanan jual beli di Bukalapak maupun operasional BukaBantuan yang dapat diakses dengan normal," kata Head of Corporate Communication Bukalapak, Intan Wibisono melalui keterangan resminya.
Meski begitu, Intan mengatakan bahwa gangguan ini hanya terjadi di Playstore saja. Artinya, pengguna yang sudah mengunduh aplikasi Bukalapak juga tetap dapat menggunakannya dengan normal.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna baru yang ingin mengunduh aplikasi kami melalui Google Playstore. Saat ini kami sedang melakukan upaya pembaharuan agar Bukalapak dapat segera diunduh oleh pengguna baru melalui Google Playstore," lanjutnya.
Untuk sementara waktu, aplikasi Bukalapak hanya tersedia di toko aplikasi iOS, Appstore. Sedangkan Mitra Bukalapak di Google Playstore dan aplikasi Bukalapak di Playstore dapat diunduh seperti biasa.
"Bukalapak adalah marketplace yang terbuka untuk digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia dan kami berupaya keras untuk menjaga kenyamanannya untuk seluruh pengguna," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas