Secara teori, ya, kata Lample, tetapi dalam praktiknya diperlukan sejumlah besar teks tertulis untuk memetakan bahasa tersebut, sesuatu yang kurang dalam bahasa suku Amazon.
"Jika Anda hanya memiliki puluhan ribu frasa, itu tidak akan berhasil. Anda perlu beberapa ratus ribu," katanya.
Para ahli di pusat ilmiah nasional CNRS Prancis mengatakan pendekatan Lample telah diambil untuk Facebook dapat menghasilkan hasil yang bermanfaat, bahkan jika itu tidak menghasilkan terjemahan yang sempurna.
Thierry Poibeau dari laboratorium Lattice CNRS, yang juga melakukan penelitian dalam terjemahan mesin, menyebut pendekatan vektor kata "revolusi konseptual".
Francois Yvon, seorang peneliti di Laboratorium Ilmu Komputer CNRS untuk Mekanik dan Ilmu Teknik, mengatakan bahwa menghubungkan bahasa jauh lebih sulit ketika mereka jauh dari satu sama lain.
"Cara menunjukkan konsep dalam bahasa Cina sama sekali berbeda dari bahasa Prancis," tambahnya.
Namun, bahkan terjemahan yang tidak sempurna pun bisa bermanfaat, kata Yvon, dan dapat membuktikan cukup untuk melacak ucapan kebencian, prioritas utama bagi Facebook.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT
-
Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga
-
Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
-
Kawasan Hutan 60 Hektare Diduga Punya Anggota DPRD Kampar, Belum Ada Tersangka
-
2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?
-
Suzuki XL Terbaru Mulai Diserahkan Kepada Konsumen Jabodetabek
-
Apakah Serum Penumbuh Rambut Aman Digunakan Setiap Hari?