Suara.com - NASA memperkenalkan prototipe baju astronot terbaru yang akan dikenakan oleh perempuan pertama di Bulan. Dalam sebuah acara di kantor pusat NASA, Jim Bridenstine selaku Administator NASA dan insinyur pakaian luar angkasa berbagi pandangannya tentang dua pakaian antariksa generasi berikutnya yang dirancang untuk program Artemis.
Program Artemis sendiri merupakan nama misi yang diberikan NASA untuk pendaratan perempuan pertama di Bulan pada 2024 mendatang.
"Setelah mengirim manusia ke Bulan, kami akan pergi ke Mars. Untuk pergi ke Mars, kita perlu menggunakan Bulan sebagai tempat pembuktian. Oleh karena itu, kami rasa perlu memperbarui pakaian antariksa," ucap Bridenstine, sebagaimana dilansir laman Space.com.
Dua prototipe pakaian antariksa yang dipamerkan NASA dirancang untuk dua bagian terpisah dari misi awak ke Bulan. Pakaian yang disebut Exploration Extravehicular Mobility Unit (xEMU) merupakan jas berwarna merah, putih, dan biru yang dirancang untuk dikenakan para astronot yang menjelajahi permukaan Bulan, khususnya di kutub selatan.
Pakaian xEMU akan menjadi pakaian antariksa pertama yang dikenakan di permukaan Bulan sejak program Apollo pada 1972 silam. Pakaian tersebut mencakup sejumlah peningkatan dan NASA mengklaim pakaian tersebut akan semakin memudahkan mereka bergerak lebih mudah.
Selain itu, dengan teknologi carbon dioxide scrubbing yang telah ditingkatkan, para astronot akan dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk menjalankan misinya, yaitu sekitar selama 8 jam. Pakaian tersebut juga memiliki jahitan yang lebih baik dengan desain yang dirancang untuk mencegah debu Bulan, masalah utama yang ditemukan pada pakaian era misi Apollo.
Pakaian kedua adalah Orion Crew Survival System yang merupakan pakaian berwarna oranye terang yang akan dikenakan oleh para astronot ketika mereka meluncur ke ruang angkasa di dalam kapsul Orion dan kembali ke Bumi.
NASA berencana mengirim satu setel pakaian xEMU ke Stasiun Luar Angkasa dalam dua tahun untuk menguji pakaian tersebut di luar angkasa sebelum disempurnakan.
Baca Juga: Survei : 89 Persen Pengusaha Offline Rasakan Manfaat Facebook
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
32 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Februari 2026, Klaim Gems dan Kartu Musiala Gratis
-
5 Tablet Fitur AI Termurah, Multifungsi Dilengkapi Stylus untuk Produktivitas
-
5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
-
59 Kode Redeem FF Terbaru 2 Februari 2026, Hadiah Stellar Sea dan Jujutsu Kaisen Gratis
-
Terpopuler: Tablet Rp1 Jutaan Terbaik untuk Anak, 57 Kode Redeem FF Terbaru Februari 2026
-
iQOO 15R dan iQOO Z11x Masuk ke Asia Tenggara: Usung Layar Mewah, Kamera 200 MP
-
7 HP AMOLED 120Hz RAM 8 GB Terbaik 2026, Hanya Rp2 Jutaan Siap Libas Game Berat
-
POCO C81 dan Redmi A7 Pro Siap Masuk ke Indonesia: HP Murah dengan Baterai Jumbo
-
28 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Februari: Klaim Diamond, Voucher Sukuna, dan Fist Skin
-
Harga Huawei Nova 14i Terungkap, HP Murah Anyar dengan Baterai 7.000 mAh