Suara.com - Tingginya jumlah pengunduh Game Call of Duty: Mobile yang menembus ratusan persaingan dalam game First Person Shooter (FPS) ini tentu sangat kompetitif. Maka, kesalahan sekecil apapun, baik faktor internal dan eksternal, berpotensi untuk membuat pemain kalah saat memainkan game terbaru ini.
Berikut ini adalah kesalahan yang bisa membuat kamu kalah saat bermain game Call of Duty: Mobile.
Tidak Aktif Bergerak
Game Call of Duty: Mobile menuntut para pemainnya untuk selalu aktif bergerak guna merespon lingkungan di sekitar dengan cepat.
Seandainya pemain cenderung pasif, apalagi tidak waspada, maka jangan kaget bila kalian akan terkena serangan mendadak dari musuh yang muncul secara tidak terduga.
Tidak Meng-upgrade Senjata
Satu kesalahan fatal yang bisa membuat kalah saat bermain Call of Duty: Mobile selanjutnya adalah karena tidak meng-upgrade senjata api yang mereka gunakan dalam permainan.
Pemain perlu memeriksa apakah senjata api yang ia gunakan sudah dalam kondisi optimal atau belum. Jika senjata tidak di-upgrade, situasi menyulitkan akan terjadi ketika kalian berhadapan dengan lawan yang memiliki senjata dengan level lebih tinggi.
Jadi seandainya pemain mendapatkan item baru untuk meningkatkan kekuatan senjata, maka segeralah masuk ke tampilan Loadout untuk meng-upgrade senjata kalian.
Baca Juga: Viral! Anak Durhaka Ini Jual Ibu Kandungnya Rp 10 Ribu di Facebook
Setelah di-upgrade, jumlah amunisi dan akurasi tembakan akan meningkat.
Belum Menguasai Senjata
Setiap senjata di game Call of Duty: Mobile memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri. Saat bertempur jarak dekat, gunakan senjata api macam shotgun. Bila jauh, senjata bertipe sniper atau bahkan granat cocok kalian gunakan.
Namun, seandainya pemain tidak memahami kegunaan senjata yang dipilihnya, maka besar kemungkinan ia menjadi bulan-bulanan musuh.
Kurang Kerja Sama Tim
Tidak seperti game petualangan yang 100 persen memerlukan skill pemainnya, game Call of Duty: Mobile merupakan permainan yang menuntut kerja sama tim untuk memenangkan game.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan