Suara.com - Mengantuk saat di kelas umum dirasakan oleh setiap murid. Biasanya, guru yang mengajar akan menyuruh muridnya untuk mencuci muka atau memperbolehkannya minum air mineral agar kembali segar. Namun, hal berbeda dilakukan oleh guru matematika yang tertangkap kamera ini.
Dibagikan oleh akun Twitter @NashirotunKh pada 31 Oktober, ia mengunggah video berdurasi 7 detik, yang merekam seorang murid lelaki yang tengah tertidur dengan menopang kepalanya dengan tangan.
Murid tersebut tidak menyadari guru perempuan yang berdiri di sebelahnya. Melihat muridnya tertidur, ia justru mengipasi sang murid dengan kertas hingga terbangun dan menoleh ke arah sumber angin tersebut.
Murid itu sontak terkejut saat melihat gurunya berdiri di sebelahnya, diikuti dengan tawa dari teman-temannya yang lain.
Menurut keterangan yang ditulisnya, ia mengajar matematika pada jam pelajaran terakhir di sekolah sehingga mengerti rasa kantuk yang dirasakan muridnya.
Rupanya, ia telah melakukan kesepakatan dengan para muridnya sejak awal pertemuan bahwa jika ada murid yang ketahuan mengantuk di kelasnya akan diberikan pertanyaan sederhana soal matematika.
Hal itu dilakukannya agar murid yang mengantuk tersebut terbangun. Tapi, murid lelakinya yang satu ini rupanya sudah dipanggil namanya berkali-kali tapi tidak juga bangun. Akhirnya, ia pun berniat untuk menjahili muridnya dengan mengipasi seraya memanggil namanya.
"Saya kira mengantuk itu sangat manusiawi. Manusia mana sih yang tidak pernah mengantuk? Begitupun dengan murid saya yang satu ini. Apalagi dengan kondisi yang sudah saya jelaskan di atas. Di kelas saya memang dari pertemuan pertama sudah ada kesepatakan kalau tidak boleh ngantuk saat pembelajaran. Tanya ke anak-anak pasti sudah paham. Ngantuk boleh, asal jangan sampai saya tahu. Kalau ketahuan ngantuk atau nguap saja langsung saya tunjuk, saya berikan pertanyaan simpel seperti nilai sin 30, definisi matriks singular, atau pertanyaan-pertanyaan lain yang berkaitan dengan materi. Atau saya persilakan anak yang ngantuk untuk minum atau keluar kelas untuk cuci muka," tulis pemilik akun.
"Nah, kesepakatan awal ngantuk saja tidak boleh apalagi tidur? Sungguh keterlaluan kan? Murid saya yang tidur itu sudah saya panggil beberapa kali, tapi nggak bangun-bangun, masik asik dengan mimpinya sepertinya wkwk. Guru mana sih yang nggak gemes? Makanya terlintas pikiran jahil saya untuk mengipasi dia sambil saya bangunkan dengan memanggil namanya. Dan saya meminta salah satu anak untuk merekamnya. Selain untuk lucu-lucuan, juga untuk memberikan efek jera," tambahnya.
Baca Juga: Foto Jadul Tito Karnavian Beredar, Warganet : Gantengnya Diformalin
Video yang telah ditonton sebanyak lebih dari 419 ribu penayangan dan dibagikan sebanyak lebih dari 1.500 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Mantap bu gurunya... cara halus tapi menusuk hati. Saya percaya siswa tersebut tidak akan mengulanginya lagi," tulis akun @Fandisopan_SRG.
"Kata doi 'pantesan adem'," komentar @yaprilianny.
"Halo mbak, kita sama. Saya paling suka ndeketi siswa yang ngantuk wkwk. Terus kaget merekanya. Semangat terus ya ngajarnya," ungkap @vivenels.
"Hahaha habis itu langsung nggak bisa tidur lagi asli," tambah @kanankiriwow.
"Anj*y nggak bisa bayangin gimana malunya," cuit @Herihermawan375.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan