Suara.com - Beberapa pengembang game telah mengumumkan jadwal perilisan game-game populer yang banyak dinanti oleh para gamers. Game-game tersebut akan tersedia dalam berbagai platform, seperti PC, konsol, hingga perangkat seluler.
Sebagaimana dilansir laman Game Informer, berikut lima game yang akan dirilis pada November 2019:
1. Mario & Sonic at the Olympic Games Tokyo 2020
Video game ini diterbitkan dan dikembangkan oleh Sega, berdasarkan Olimpiade Musim Panas 2020. Ini adalah game kolaborasi antara Super Mario dan Sonic the Hedgehod.
Pemain nanti akan menggunakan salah satu karakter untuk berkompetisi dalam banyak acara berdasarkan olahraga dari olimpiade. Dijadwalkan akan rilis pada 5 November, game ini dapat dimainkan di Nintendo Switch.
2. Red Dead Redemption 2
Game aksi petualangan yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Rockstar Games ini juga dijadwalkan akan rilis pada 5 November mendatang.
Game ini disajikan melalui perspektif orang pertama dan ketiga serta mencakup unsur permainan seperti tembak-menembak, pencurian, berburu, menunggang kuda, hingga mempertahankan peringkat karakter.
Mengusung mode single dan multiplayer, Red Dead Redemption 2 bisa dimainkan dalam platform PlayStation 4, Xbox One, dan Microsoft Windows.
Baca Juga: Lihat Muridnya Mengantuk, Guru Ini Lakukan Hal Tak Terduga
3. Pokémon Shield
Game yang dikembangkan oleh Game Freak dan diterbitkan oleh The Pokémon Company serta Nintendo ini dijadwalkan rilis pada 15 November. Game Pokémon Shield ini merupakan generasi kedelapan dari seri video game Pokémon.
Game ini akan memiliki fitur versi ekslusif seperti jenis Pokémon yang tersedia. Opsi kustomisasi baru untuk karakter pemain juga telah ditambahkan, seperti pakaian luar dan aksesori lainnya.
4. Pokémon Sword
Bersamaan dengan dirilisnya Pokémon Shield, Nintendo dan The Pokémon Company juga merilis game Pokémon Sword. Kedua game ini tampaknya seri yang saling berhubungan.
Pokémon Sword dan Shield terjadi di wilayah Galar, sebuah area di dunia Pokémon. Wilayah itu sendiri terinspirasi Britania Raya, dengan banyak landmark yang menyerupai tempat seperti Gedung Parlemen dan Cerne Abbas.
Berita Terkait
-
Catat: 2 Cara Mudah Pasang Aplikasi yang Tak Kompatibel di Android
-
Harry Potter: Wizards Unite Rayakan Halloween dengan Tugas Khusus
-
Dua Bocah Bekasi Alami Gangguan Jiwa, Diduga Kecanduan Main Gim di HP
-
Football Manager 2020 Meluncur Tahun Depan
-
Kantor Pengembang Game Valve Dibobol, Kehilangan Rp 595 Juta
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah