Suara.com - Game Call of Duty: Mobile menjadi game terpopuler dan banyak dimainkan para gamer saat ini. Momen ini dimanfaatkan para peretas game untuk menyisipkan bots dalam permainan.
Akibatnya, banyak pemain baru yang mengeluhkan bahwa mereka kesulitan menembus level lebih tinggi di mode ranked games karena teman satu tim yang mereka adalah bots.
Imbasnya, bots tersebut kerap membuat kesalahan dan merusak permainan yang berakibat pada kekalahan tim. Hal ini menimbulkan para pemain baru sulit untuk mencapai level ranking yang lebih tinggi.
Menanggapi keluhan para pemain, Activision selaku penerbit game Call of Duty menjawabnya dalam sebuah postingan yang diunggah via Reddit, sebagaimana lansiran laman Dotesports, Selasa (5/11/2019).
"Call of Duty: Mobile adalah tempat untuk tumbuh, belajar, dan berkembang tanpa ancaman terus-menerus dari tim dengan level yang lebih tinggi & pemain yang lebih berpengalaman," tulis Activision.
Selain itu, Activision juga berjanji akan mengurangi jumlah bots di mode ranked games, meskipun tidak menjamin sepenuhnya bisa dihapus.
Oleh karena itu, Activision juga meminta kepada para pemain untuk terus melaporkan atau menandai akun yang diduga melakukan kecurangan atau peretasan, kepada pihak pengembang lewat pesan di semua platform media sosial Activision.
Untuk menguatkan bukti pelaporan, perusahaan juga menyarankan agar gamer mengirimkan tangkapan layar (screenshot), ketika terjadi kecurangan dalam permainan, nama pengguna dan user ID (jika tersedia), serta tanggal dan waktu permainan yang dilaporkan
Baca Juga: Tidak Biasa, Ide Pernikahan Ini Pakai Tema Doraemon
Tag
Berita Terkait
-
Selain Call of Duty: Mobile, 5 Game Battle Royale Ini Menarik Dicoba
-
Newbie? Simak Dulu Tips Bermain Call of Duty: Mobile Berikut!
-
Awas! Lima Hal Ini Bisa Bikin Kamu Kalah Bermain Call of Duty: Mobile
-
Biar Menang, Pakai Lima Senjata Api Terbaik di Game Call of Duty: Mobile
-
Tips Jago Bermain Call of Duty: Mobile
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Meta Batasi Usia Pengguna di Indonesia: Facebook, Instagram dan Threads Ikuti Aturan Baru PP Tunas
-
LG Ungkap Tantangan Smart Home di Indonesia, Edukasi Konsumen dan Teknologi AI Jadi Kunci
-
30 Kode Redeem FF Terbaru 11 April 2026: Klaim Skin Evo Gun hingga AK47 Blue Flame Draco Gratis
-
Terpopuler: HP Snapdragon Paling Murah hingga Google Luncurkan Search Live
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian