Suara.com - Xiaomi pada pekan ini telah meluncurkan gawai terbarunya Mi CC9 Pro di China, ponsel pintar yang disebut-sebut bakal bersalin nama menjadi Mi Note 10 Pro di pasar internasional, termasuk Indonesia.
Mi CC9 Pro, demikian dilansir GSM Arena, datang dengan lima kamera belakang, dengan kamera utama berkekuatan 108 megapiksel. Ia menjadi ponsel kedua di dunia setelah Nokia Pureview yang dibekali lima kamera utama.
Selain kamera utama 109 MP, empat kamera belakang Mi 10 Note Pro terdiri dari dua kamera telefoto beresolusi 5 MP dan 12 MP, kamera ultra wide 20 MP, serta kamera makro 2 MP.
Di bagian depan terdapat sebuah kamera selfie berkekuatan 32 MP. Ia disematkan Xiaomi pada poni kecil di bagian atas layar.
Selain kamera, spesifikasi lain yang menonjol dari Mi Note 10 Pro adalah baterainya. Gawai baru Xiaomi ini ditenagai baterai berkapasitas 5.260 mAh, yang sudah didukung teknologi pengisian cepat 30W.
Di dapur pacu, Xiaomi Mi Note 10 Pro mengandalkan prosesor Snapdragon 730G. Prosesor ini disokong oleh beberapa pilihan RAM, mulai dari yang berkapasitas 6 GB sampai 8 GB. Ia juga tersedia dalam dua pilihan memori, yakni 128 GB dan 256 GB.
Xiaomi mulai membuka pemesanan Mi CC9 Pro di China pada Selasa (5/11/2019) dan penjualan off line akan dimulai pada 11 November mendatang. Ia dijual di rentang harga Rp 5,5 juta hingga Rp 6,1 juta.
Adapun Mi Note 10 Pro akan diluncurkan pertama kali di Madrid, Spanyol pada hari ini, Rabu (6/11/2019). Gawai ini, sama seperti Mi CC9 Pro juga akan dipersenjatai oleh lima kamera utama.
Di Indonesia sendiri, Xiaomi pada Senin (4/11/2019) telah memperoleh sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian untuk perangkat berkode M1910F4S.
Baca Juga: Kantongi Sertifikat TKDN, Xiaomi Mi Note 10 Pro Bakal Mendarat di Indonesia
Beberapa media di China dan India menyebut bahwa M1910F4S tidak lain dari Xiaomi Mi Note 10 Pro atau Mi CC9 Pro. Dalam situs P3DN Kemenperin, perangkat itu disebut memiliki TKDN sebesar 37,85 persen.
Berita Terkait
-
10 HP Xiaomi yang Tak Lagi Dapat Update, Lengkap Termasuk Redmi dan POCO
-
Xiaomi 18 Pro Bakal Debut Global, Siap Tantang Samsung Galaxy dan iPhone
-
Xiaomi Watch 5 dan Smart Band 10 Pro Resmi Meluncur, AI Personal Trainer Bikin Olahraga Lebih Cerdas
-
Lampu Hijau Peluncuran! Sertifikasi Xiaomi Pad 9 dan Xiaomi 17 Fold Resmi Terbit
-
Xiaomi 18 Series Bakal Debut Lebih Cepat, Ini Bocoran Model dan Jadwal Peluncurannya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih