Suara.com - Antivirus sejatinya berfungsi melindungi perangkat dari serangan malware yang berbahaya. Namun, seorang peneliti keamanan menemukan aplikasi antivirus yang ternyata bisa membahayakan para pengguna Android.
Informasi ini pertama kali diungkap oleh peneliti keamanan VPN Pro Jan Youngren lewat blog-nya. Sebagaimana dilansir laman Mirror, Rabu (13/11/2019), Youngren menuturkan, sedikitnya terdapat 15 aplikasi antivirus untuk Android yang ternyata berbahaya.
Parahnya lagi, 15 aplikasi tersebut justru sangat populer dan banyak diunduh oleh para pengguna Android di seluruh dunia.
Menurut Youngren, aplikasi tersebut bermasalah karena terlalu banyak mengakses komponen di perangkat pengguna, meskipun sebenarnya fungsi tersebut tidak terlalu dibutuhkan.
"Aplikasi itu membutuhkan izin untuk banyak hal, seperti mengetahui posisi pengguna kapan saja, diberi izin untuk menyalakan kamera, dan bahkan memakai ponsel tanpa sepengetahuan pengguna," sebut Youngren.
Lebih lanjut lagi, ia menjelaskan bahwa seluruh aplikasi ini sebenarnya sudah diketahui memiliki aktivitas yang mencurigakan, tapi aplikasi tersebut masih dipajang di Google Play.
Dengan temuan ini, para peneliti keamanan memperingkatkan pengguna Android untuk mewaspadai aplikasi yang diunduhnya.
Selain itu, VPN Pro menyarankan agar pengguna mengunduh aplikasi dari pihak terpercaya. Mulai dari memastikan izin yang diberikan hingga membaca dengan teliti mengenai syarat dan ketentuan yang diberikan aplikasi.
Sedangkan daftar antivirus yang berbahaya bagi perangkat Android antara lain adalah Virus Cleaner, Antivirus Free 2019, 360 Security, Virus Cleaner 2019, Super Phone Cleaner, 360 Security Lite, Super Cleaner, Clean Master, Super Security, Antivirus Free, Antivirus Android, Antivirus & Virus Cleane, dan Antivirus Mobile.
Baca Juga: Makin Canggih, iPad Pro Terbaru Gunakan Pemindai 3D Berbasis AR?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123