Suara.com - Aplikasi Quick Apps buatan Xiaomi telah diblokir oleh layanan Google Play Protect karena diduga bermasalah dengan privasi pengguna. Aplikasi itu disebut telah mengumpulkan data pribadi untuk menampilkan iklan yang ditargetkan.
Beberapa pengguna melaporkan menerima pemberitahuan pop-up dari Play Protect yang memberitahu bahwa pembaruan aplikasi Quick Apps telah diblokir. Dalam pemberitahuan tersebut tertulis "Aplikasi ini dapat mengumpulkan data yang dapat digunakan untuk melacak Anda".
Meskipun aplikasi itu tidak tersedia di Google Play Store dan didistribusikan di platform Xiaomi sendiri, Play Protect masih akan memindai semua aplikasi yang diinstal pada smartphone yang dilengkapi Play Services.
Aplikasi Quick Apps, demikian dilansir Android Police, memiliki akses luas ke lebih dari 55 izin yang memungkinkannya mengumpulkan data berupa nomor SIM, nomor IMEI, akses izin ke telepon, hingga merekam audio dan video.
Dari bukti yang dikumpulkan, sepertinya Xiaomi menggunakan data-data tersebut untuk menargetkan iklan kepada pengguna yang akan muncul di layar kunci, widget berita, atau dalam iklan browser.
Meski begitu, Xiaomi mengatakan akan mengurus masalah ini dan meyakinkan pengguna bahwa aplikasi Quick Apps sepenuhnya aman.
"Kami mengetahui pembaruan terkait salah satu aplikasi sistem kami yang disebut Quick Apps. Beberapa pengguna mungkin mendapat pemberitahuan bahwa aplikasi ini diblokir oleh Google Play Protect. Kami menghubungi Google mengenai hal ini dan kemungkinan hal itu terjadi karena adanya revisi dalam algoritma Google Play Protect. Yakinlah bahwa aplikasi sistem ini benar-benar aman," tulis Xiaomi dalam sebuah pernyataan yang diterima Android Police.
Sejauh ini, aplikasi Quick Apps milik Xiaomi masih diblokir.
Baca Juga: Sebulan, Xiaomi Kapalkan 125.000 Unit Redmi Note 8 ke Indonesia
Berita Terkait
-
Lolos Sertifikasi FCC dan Postel Komdigi, Xiaomi Siapkan 2 Tablet Murah Terbaru
-
10 HP Terlaris Global Q1 2026: iPhone 17 Memimpin, Samsung Ungguli Xiaomi
-
Smartphone Xiaomi Apakah Tahan Air? Ini 6 HP dengan Sertifikat IP68 Termurah
-
Terpopuler: 5 HP Murah Terbaik hingga 10 HP Midrange Terkencang 2026
-
Bocoran Xiaomi Mix 5 Dibantah, Flagship Baru Diduga Xiaomi 18 dengan Kamera 200MP dan Chip 2nm
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas
-
Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi
-
3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo
-
Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Gaspol AI Nasional
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Mei 2026: Trik F2P Bobol Event TOTS Dapat Pemain Meta
-
27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse
-
Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar