Suara.com - Versi iPhone generasi selanjutnya disebutkan akan membawa kembali Touch ID yang diintegrasikan ke dalam tampilan layar. Hal tersebut dapat dilakukan berkat chip terbaru Qualcomm.
Menurut laporan Economic Daily News, Apple bermaksud mengimplementasikan pembaca sidik jari di bawah layar atau in-display fingerprint, menggunakan pembaca sidik jari ultrasonik Qualcomm yang baru.
Saat ini, ada dua jenis teknologi pengenalan sidik jari dalam layar. Pertama, sidik jari optik yang menggunakan cahaya untuk melakukan pemindaian jari dua dimensi. Kedua, sidik jari ultrasonik yang menghasilkan gambar sidik jari tiga dimensi.
Meskipun Qualcomm juga pemasok sensor in-display fingerprint untuk Samsung, tapi disebutkan bahwa teknologi yang dipasok ke Apple akan jauh lebih canggih.
Selain itu, pemindai ini akan bekerja pada area tampilan yang jauh lebih besar. Setara dengan 17 kali pemindai yang dimiliki oleh sensor Samsung.
Sensor itu disebut Qualcomm dengan 3D Sonic Max. Qualcomm mengatakan, sensor ini dapat membaca dua sidik jari sekaligus untuk keamanan yang lebih baik. Sensor ini jauh lebih besar daripada kebanyakan sidik jari lain yang ada di smartphone, baik itu ultrasonik atau optik.
Rata-rata pemindai sidik jari memiliki pembacaan yang buruk karena jari pengguna hanya bisa terbaca di area tertentu. Meski pemindai sidik jari bukanlah teknologi baru, tetapi 3D Sonic Max dapat menarik pelanggan yang menginginkan sekuritas tinggi.
Dilansir laman Gizchina, iPhone 12 dengan pemindai sidik jari baru ini diprediksi akan rilis pada 2020 mendatang. Tetapi rumor mengatakan adanya kemungkinan peluncuran perangkat itu tertunda hingga 2021 mendatang.
Baca Juga: Muncul di AnTuTu, Ini Spesifikasi Vivo iQOO Neo dengan Snapdragon 855+
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN