Suara.com - Terus menghadirkan inovasi di umur 52 tahun, Indosat Ooredoo berikan kontribusi bagi Indonesia. Melalui IM3 Ooredoo, menghadirkan Hape Online - 4G Smart Feature Phone pertama dengan sistem operasi KaiOS sebagai solusi bagi pengguna internet pemula yang mencari ponsel berbiaya hemat dengan banyak keunggulan.
Perilisan Hape Online- 4G Smart Feature Phone yang diadakan di The House of Danar Hadi ini diharapkan menciptakan kesetaraan digital di seluruh Indonesia. Peluncuran Hape Online - 4G Smart Feature Phone ini merupakan hasil dari kerja sama dengan Advan, KaiOS Technologies - perusahaan sistem operasi ponsel terdepan untuk Smart Feature Phone, dan MediaTek, perusahaan desain IC global.
Peluncuran ini merupakan langkah besar menuju inklusi digital di Indonesia, memberikan pengalaman digital kepada mereka pengguna baru ponsel. Dengan harga Rp449.000, Hape Online - 4G Smart Feature Phone dengan sistem operasi KaiOS ini di-bundle dengan paket Freedom Combo dari IM3 Ooredoo.
Pelanggan akan mendapatkan kuota internet gratis 1GB/bulan dan gratis nelpon ke sesama pelanggan IM3 Ooredoo yang dapat dinikmati selama 24 jam. Pelanggan cukup melakukan isi ulang pulsa Rp10.000 untuk memastikan masa aktif kartunya, namun pulsa tidak akan terpotong untuk keuntungan tersebut. Manfaat ini dapat dinikmati selama 12 bulan terhitung dari tanggal pembelian. Saat ini pelanggan bisa mendapatkan Hape Online - 4G Smart Feature Phone dengan paket bundling IM3 Ooredoo ini di Medan, Pekanbaru, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Palu, dan Makassar mulai 28 Desember 2019.
Chief Sales & Distribution Officer Indosat Ooredoo, Hendri Mulya Syam, mengatakan “Kami selalu berkomitmen untuk ikut menjadi bagian bagi kemajuan bangsa melalui teknologi digital. Kali ini kami ingin mendukung pemerataan digital di seluruh Indonesia dengan menghadirkan Hape Online - 4G Smart Feature Phone dengan sistem operasi KaiOS yang memiliki harga hemat serta banyak keunggulan bagi pelanggan. Kami berharap langkah ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sehingga dapat mempercepat tumbuhnya ekonomi digital Indonesia.”
“Kami atas nama Advan, sangat menyambut positif untuk peluncuran Hape Online - 4G Smart Feature Phone. Ini merupakan langkah awal Advan dan Indosat Ooredoo untuk berkomitmen memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia untuk bisa menikmati akses jaringan 4G melalui Hape Online - Smart Feature Phone dengan harga yang sangat terjangkau.” ujar Aria Wahyudi, GM Marketing Advan.
IM3 Ooredoo dan Advan bundling 4G Smart Feature Phone dilengkapi dengan sistem operasi KaiOS dan chipset MediaTek. Perangkat dengan sistem operasi KaiOS juga bisa digunakan untuk mengakses berbagai aplikasi seperti WhatsApp, Google Assistant, Facebook, YouTube, and Google Maps dan juga dilengkapi KaiStore, yang menyediakan akses ke lebih dari 200 aplikasi sehari-hari dari penyedia konten lokal maupun internasional dan akan terus bertambah. Saat ini KaiOS menempati urutan ke-tiga sebagai sistem operasi ponsel terbesar di dunia, dan digunakan di lebih dari 100 juta ponsel di Eropa, Afrika, Asia dan Amerika.
"Kami senang dapat bekerja sama dengan Indosat Ooredoo dan Advan untuk meluncurkan 4G Smart Feature Phone pertama yang didukung dengan sistem operasi KaiOS di Indonesia," ujar Sebastien Codeville, CEO dari KaiOS Technologies. " Dengan terbukanya akses ke perangkat ini juga akan membuka banyak sekali kesempatan untuk para pengguna baru yang selama ini terhambat oleh kesenjangan digital dan akhirnya dapat meningkatkan kehidupan mereka."
“Kami melihat Asia Tenggara, terutama Indonesia sebagai target pasar yang penting untuk teknologi yang kami miliki dan bekerja sama dengan para provider telekomunikasi dan produsen ponsel memberikan inovasi terbaru kepada konsumen untuk lebih meningkatkan pengalaman digital dan konektivitas mereka.
Baca Juga: 4 Tempat Menangis di Yogya, Cocok Untuk yang Sedang 'Ambyar'
Karena hal itu kami senang dapat menjadi bagian dalam kolaborasi dengan Indosat Ooredoo dan Advan, memperkuat 4G Smart Feature Phone terbaru dengan chipset MediaTek MT6731 untuk memberikan pengalaman digital yang lebih baik.” Cedric Chang, Deputy Director, Corporate Sales of Southeast Asia, MediaTek.
Berita Terkait
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Gaspol AI Nasional
-
Ini Cara Aktifkan Paket IM3 dan Tri Biar Tetap Online di Mana Pun, Liburan Tanpa Ribet!
-
Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo Independent, Dana Rp14,6 Triliun Dikucurkan!
-
Indosat Percepat Transformasi Jadi AI TechCo, Dorong Ekosistem AI Inklusif untuk Indonesia
-
Indonesia AI Day: Indosat Percepat Lahirnya Talenta AI dari Perguruan Tinggi
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana
-
Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027
-
Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali
-
Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai
-
Tepis Isu Paket Titipan Istana! Gus Ipul Jamin Pemilihan Ketum PBNU Tanpa Intervensi Prabowo
-
Jateng Kembali Kirim Bantuan Korban Gempa NTT, Fokus Atasi Kebutuhan Dasar
-
Gus Kikin Nahkodai PBNU, Membaca Arah NU di Tengah Tantangan Politik dan Global
-
Danantara Housing Expo Bukukan Proyek Senilai Rp2 Triliun hanya dalam 4 Hari
-
Publik Tak Puas Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Era Prabowo
-
Listrik Sulsel Mulai Dipadamkan, Pemprov Sulsel Terima Laporan Penyebabnya