Karena sudah menggunakan panel AMOLED, pemindai sidik jari dibenamkan di bawah layar (in-display fingerprint).
Meski sudah dilengkapi dengan DSP dari Pixelworks, sayangnya Black Shark 2 Pro belum mendukung HDR 10. Imbasnya, ponsel ini kurang maksimal saat dipakai untuk menikmati konten video on demand, seperti Netflix.
Namun untuk para gamer, layar ini sudah termasuk istimewa karena mendukung respon sentuh hingga 30,7 ms dengan akurasi sentuhan hingga 0,3 mm.
Performa
Berpredikat sebagai ponsel gaming, lumrah apabila Black Shark 2 Pro dibekali spesifikasi yang gahar: prosesor Qualcomm Snapdragon 855 Plus yang dikombinasikan dengan RAM 8 GB dan memori internal 128 GB untuk perangkat ini.
Melihat spesifikasi ini saja, pengguna sudah bisa memainkan game-game pengaturan grafis yang cukup tinggi.
Sedangkan untuk menguji performa teknisnya, Suara.com menggunakan alat bantu berupa aplikasi benchmark AnTuTu dan Geekbench 5.
Hasilnya, AnTuTu memberikan skor 433043 untuk Black Shark 2 Pro. Sementara Geekbench 5 mengganjarnya dengan skor 523 untuk single-core, dan 2025 untuk multi-core, nilai yang tergolong besar.
Gaming
Baca Juga: Black Shark 2 Pro Mulai Tersedia 12 Desember
Inilah sajian utama yang ditawarkan Black Shark 2 Pro. Ponsel ini dibekali banyak fitur yang bisa memaksimalkan performa pengguna kala memainkan game favorit mereka.
Pertama, ada Shark Space, sebuah platform yang didedikasikan khusus untuk bermain game dengan memaksimalkan kinerja ponsel. Shark Space bisa diaktifkan dengan cara menggeser tombol yang ada di bagian kanan ponsel.
Di dalam Shark Space, ada Ludicrous Mode yang berfungsi meningkatkan kemampuan gaming ke tingkat paling tinggi. Ada pengaturan di dalam Shark Space yang membuat pengguna bisa mengaktifkan Ludicrous Mode.
Setelah aktif, pengguna bisa menjajal bermain game-game berat, mulai dari Mortal Kombat, King Off Fighters All Star, Fortnite, Call of Duty Mobile, PUBG Mobile, hingga Mobile Legends anti lag, meskipun pengaturan grafis berada di settingan tinggi.
Selain itu, Black Shark 2 Pro juga mendukung kualitas gambar HDR pada game-game yang menyediakan opsi visual HDR di dalamnya. Inilah yang membuat kualitas visual untuk game di ponsel jadi kian menarik, karena tanpa harus mengurangi frame rate.
Sayangnya, temperatur Black Shark 2 Pro mudah panas ketika dipakai bermain game dengan resolusi tinggi dalam waktu sekira 1 jam.
Padahal, Black Shark 2 Pro memiliki fitur pendingin bernama Mille-Feuille Full Area Liquid Cooling System 3.0+ yang seharusnya bisa menjaga kestabilan suhu ponsel.
Selain itu, pengguna juga bakal mendapatkan sebuah gamepad pada paket penjualan Black Shark 2 Pro. Namun, sayangnya hanya gamepad sebelah kiri saja, kamu harus membeli gamepad sebelah kanan secara terpisah.
Gamepad sebelah kiri ini memiliki stik untuk menggerakkan permainan dan tombol navigasi atas bawah kiri kanan. Bagi yang tidak terbiasa menggunakan sebelah gamepad, bermain game justru terasa menyulitkan.
Kamera
Meski berlabel ponsel gaming, Black Shark 2 Pro tidak melupakan kebutuhan hiburan lainnya, yaitu kamera. Untuk dicatat, ponsel ini mengusung kamera belakang ganda dengan konfigurasi 48 MP (f/1.8) dan 12 MP (f/2.2).
Sayangnya, kemampuan kamera Black Shark 2 sangat baik ketika pemotretan dilakukan saat kondisi terang. Satu hal yang patut diacungi jempol, mode potrait Black Shark 2 Pro menyajikan foto bokeh yang sangat rapi.
Namun, performa impresif kamera Black Shark 2 Pro langsung menurun ketika pengambilan gambar dilakukan pada malam hari, atau saat berada di lingkungan minim cahaya.
Adanya mode Night pun tidak cukup membantu untuk menyelamatkan hasil foto, karena masih ditemukan noise dan gambar menjadi kurang tajam.
Beralih ke kamera depan, Black Shark 2 Pro menyematkan kamera 20 MP untuk mendukung pengguna. Soal swafoto, tidak ada masalah yang berarti karena gambar yang dihasilkan termasuk bagus.
Untuk kemampuan videonya, Black Shark 2 Pro tidak didukung OIS (Optical Image Stabilization). Tapi, ada EIS (Electronic Image Stabilization) yang cukup membantu untuk mengurangi guncangan dalam perekaman video.
Black Shark 2 Pro bisa merekam dengan kualitas 4K 1080p 30 fps, 1080p 60 fps, hingga 720p 30 Fps.
Baterai
Bicara daya tahan, Black Shark 2 Pro dipersenjatai baterai berkapasitas 4.000 mAh yang didukung Quick Charge 27 Watt. Dengan kapasitas tersebut, ponsel sanggup bertahan hingga dua hari tanpa pemakaian berlebihan dan tanpa bermain game.
Namun saat dipakai bermain game berjam-jam, pengguna membutuhkan pengisian baterai satu kali saja dalam satu hari. Menariknya, proses pengisian dayanya lumayan cepat.
Dalam waktu 30 menit saja, baterai yang terisi bisa mencapai 60 persen. Sedangkan untuk full charge, estimasi pengecasan sekitar 100-110 menit, pokoknya tidak sampai 2 jam.
Kesimpulan
Di atas kertas, Black Shark 2 Pro menghadirkan spesifikasi yang gahar, sesuai dengan peruntukannya. Saat dipakai bermain game, perangkat kokoh dalam genggaman, desain yang gagah, layar yang memanjakan mata, performa gaming impresif, hingga daya tahan baterai yang prima.
Hanya saja, temperatur ponsel yang mudah panas membuat saya tidak bisa berlama-lama menggunakan Black Shark 2 Pro. Selain itu, hasil fotonya juga biasa saja.
Berita Terkait
-
10 HP Xiaomi yang Tak Lagi Dapat Update, Lengkap Termasuk Redmi dan POCO
-
Xiaomi 18 Pro Bakal Debut Global, Siap Tantang Samsung Galaxy dan iPhone
-
Xiaomi Watch 5 dan Smart Band 10 Pro Resmi Meluncur, AI Personal Trainer Bikin Olahraga Lebih Cerdas
-
Lampu Hijau Peluncuran! Sertifikasi Xiaomi Pad 9 dan Xiaomi 17 Fold Resmi Terbit
-
Xiaomi 18 Series Bakal Debut Lebih Cepat, Ini Bocoran Model dan Jadwal Peluncurannya
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
140 Sekolah SMA/SMK di Lampung Bersolek Total Tahun Ini
-
Kanwil Imigrasi Sumut Perkuat Sinergi dengan Pemkab Simalungun
-
Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?
-
Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja
-
Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi
-
Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban
-
Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang
-
7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian