Suara.com - Perkembangan teknologi mobile juga mendorong meningkatkan pertumbuhan sektor ketenagakerjaan, termasuk bertumbuhlah permintaan atas pekerja paruh waktu (freelance workers), pekerja mandiri (independent worker), atau staf yang direkrut untuk pekerjaan jangka pendek atau pada saat dibutuhkan saja (on-demand worker), alias pegawai siap kerja.
Suatu penelitian menunjukkan bahwa 39 persen responden di Indonesia menyatakan berminat mencari pekerjaan yang lebih fleksibel secara kontrak kerja. (PersolKelly 2018 APAC Workforce Insight). Data empiris lain juga menunjukkan bahwa trend ini meningkat secara pesat di Indonesia.
Permasalahan pencarian pekerjaan ini adalah suatu hal yang sangat penting, terutama terdampak kepada mereka yang minim kemampuan kerjanya (low skill).
Para calon pekerja yang memiliki kemampuan minim mengalami kesulitan mencari kerja sehingga angka pengangguran makin tinggi. Banyak di antara mereka, kini mendominasi sektor informal yang menurut data BPS tahun 2019 mendominasi dengan angka 57,27 persen.
Terpanggil untuk membantu mengatasi hal tersebut, PT Sinergi Performa Cipta meluncurkan sebuah aplikasi yang bernama Job2Go. Job2Go merupakan startup besutan anak Indonesia, yang telah melanglang buana di beberapa perusahaan Global.
Mereka adalah Kurniawan Santoso (CEO & Founder), Saat Prihartono (COO & Co-Founder) dan Andry Huzain (Chief Product Officer & Co-Founder).
Kurniawan Santoso pernah bergabung dengan beberapa perusahaan Silicon Valley seperti Google, Oracle Marketing Cloud, dan Facebook. Sedangkan Saat Prihartono adalah veteran di dunia sales, dengan pengalaman senior position di perusahaan fintech dan FMCG di Indonesia. Kemudian, Andry Huzain sebelumnya adalah co-founder sebuah startup fintech dan menduduki berbagai posisi senior di perusahaan digital lainnya.
Job2Go menarget siapapun yang ingin cepat mendapatkan pekerjaan, dengan menonjolkan pada pekerjaan sederhana dan tanpa keahlian khusus.
Aplikasi ini menyediakan informasi lowongan pekerjaan sesuai permintaan (on-demand) dan info kerja lainnya yang tersedia di lokasi dekat dengan para pencari kerja.
Baca Juga: Jarang yang Sadar, Ternyata Ada Kata Terselubung dalam Buku Iqro
Job2Go menyediakan berbagai pilihan jenis pekerjaan, mulai dari tenaga penjualan, tenaga merchandising, Sales Promotion Girl, Staff Marketing, Staff administrasi, staff magang (intern) dan akan berkembang ke berbagai profesi lainnya.
Bagi perusahaan yang ingin mencari pekerja juga dimudahkan dengan pilihan yang beragam, termasuk tempo atau waktu pekerjaan, seperti full time, part time, internship hingga sukarelawan.
Penyediaan berbagai fasilitas yang lengkap di aplikasi Job2Go tentu saja bertujuan membantu kedua belah pihak, baik para pencari kerja maupun perusahaan yang mencari pekerja sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan.
Bagi para pencari kerja, Job2Go juga menyediakan kemudahan berupa notifikasi lowongan pekerjaan dari perusahaan yang berada di lokasi tidak jauh dari tempat tinggal si pencari kerja.
Fitur unggulan lainnya adalah proses pembayaran pekerjaan yang terintegrasi di dalam Saldo aplikasi Job2Go.
“Job2Go menggunakan teknologi AI (Artificial Intelligence) untuk memfasilitasi kecocokan penawaran-permintaan pekerjaan yang lebih baik untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan pekerja," ungkap Kurniawan Santoso, CEO dan Founder Job2Go melalui keterangan resminya.
Berita Terkait
-
Ditanya 3 Nama Negara Berawalan Huruf "M", Jawaban Bocah Ini Bikin Ngakak
-
Jakarta Tergenang, Aplikasi Ini Bisa Pantau Perkembangan Banjir
-
Rilis Dompet Digital, UMY Terima Pembayaran SPP lewat Aplikasi Smartphone
-
Diduga Mata-Mata, Google dan Apple Kompak Hapus Aplikasi ToTok
-
Gawat! Peneliti Keamanan Temukan Ratusan Aplikasi Berbahaya di Android
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
-
Hazelight Umumkan Rekor Penjualan: Split Fiction Laku 7 Juta Kopi, It Takes Two 30 Juta
-
8 HP Midrange Murah Kamera Bagus dengan Fitur Tahan Air, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
GTA 6 Online Diprediksi Rilis Lebih Cepat, Ada Peningkatan Gameplay
-
Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 April 2026: Raih M1014 Undersea dan Mobil Amfibi
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 April 2026: Klaim FC Points, Gems, dan Pack Liga Champions
-
HP Murah Infinix Hot 70 Muncul di Google Play Console, Usung Memori Lega
-
5 Rekomendasi Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan, Baterai Awet dan Cocok untuk Belajar