Suara.com - Meletusnya Gunung Taal di Filipina pada Senin (13/1/2020) lalu cukup menggegerkan dunia. Erupsi gunung api ini disertai petir vulkanik yang menakutkan. Dalam sejarah, Gunung Taal bukan yang pertama meletus dengan fenomena ini.
Erupsi Gunung Taal yang terjadi baru-baru ini membuat gunung tersebut memuntahkan abu dan asap yang diselingi petir. Menakutkan, warganet menyebut fenomena ini sebagai 'kiamat kecil'.
Secara ilmu pengetahuan, erupsi Gunung Taal dengan kilatan petir ini disebut sebagai peristiwa petir vulkanik atau volcanic lightning.
Hal ini merupakan reaksi alamiah yang biasanya ditimbulkan saat gunung api mengalami erupsi. BMKG menjelaskan bahwa fenomena ini diakibatkan oleh awan kepulan uap air, debu, dan partikel vulkanik yang menyembur ke angkasa secara masif.
Awan penguapan ini berasal dari pemanasan air permukaan oleh sinar matahari yang kemudian membuat awan yang menampung banyak partikel uap air serta upstream yang ditimbulkan oleh arus konveksi ke atas.
Uap air ini lalu berubah menjadi butiran es yang diakibatkan tingginya tekanan serta rendahnya temperatur. Saat jatuh kembali, pertemuan antara butiran es dan molekul di awan lalu terjadi dan menyebabkan terlepasnya elektron pemisahan muatan.
Butiran es yang jatuh lalu membentuk polarisasi negatif di bagian bawah, elektron yang berada di bagian atas kemudian membentuk polarisasi positif. Sedangkan bagian bawah yang dekat dengan tanah menimbulkan muatan negatif.
Muatan negatif ini menginduksi tanah yang netral untuk membentuk polarisasi positif. Perbedaan muatan ini yang lalu menghasilkan medan listrik dengan beda tegangan hingga 100 juta volt.
Selain terjadi di Filipina, petir vulkanik pernah terjadi saat letusan Gunung Calbuco di Chilli pada Rabu (22/4/2015) lalu.
Baca Juga: Trik Menyetel GoPro Karma Gagal Mengudara
Tidak hanya Gunung Calbuco, fenomena yang sama terjadi juga saat Gunung Anak Krakatau meletus dan mengakibatkan munculnya petir yang saling menyambar.
Sementara, pada letusan Gunung Kelud, fenomena petir vulkanik juga sempat terjadi dan membuat banyak orang ketakutan. Saat terjadi, petir vulkanik juga mengakibatkan terjadinya geledek dahsyat tanda gunung tersebut sedang mengamuk.
Umumnya, fenomena petir vulkanik ini memang wajar terjadi. Hingga kini penyebab munculnya petir vulkanik memang masih menimbulkan perdebatan serius di kalangan para ilmuwan.
Berita Terkait
-
76 WNI Masih Bertahan di KBRI Filipina Pasca Gunung Taal Erupsi
-
Gunung Taal Filipina Meletus, Pengantin ini Tetap Lanjutkan Pernikahan
-
Gunung Taal Erupsi, Begini Kondisi 112 WNI yang Sudah Dievakuasi
-
Gunung Taal Erupsi, KBRI Manila Bersiap Evakuasi WNI di Filipina
-
170 WNI Jadi Korban Letusan Gunung Taal Filipina, Mayoritas Mahasiswa
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta
-
BRI Wellness Experience Dukung Kesehatan Fisik, Mental, dan Finansial Masyarakat
-
Komunitas, UMKM, dan Merchant Bersatu Dukung Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota
-
Menteri Pariwisata RI Apresiasi BRI Wellness Experience Sebagai Penggerak Wisata Wellness
-
Dari Yoga Sampai Konser Musik, Ini Sederet Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota
-
Wajar Warga Enggan Bayar Pajak saat Ekonomi Lesu, Pengawasan Ketat Tak Diperlukan
-
BRI Wellness Experience Tawarkan Aktivitas Seru dan Promo Transaksi Digital
-
BRI Wellness Experience Perkuat Gaya Hidup Sehat Lewat Kolaborasi Dengan Plataran Indonesia
-
Spanyol Punya Cara Sendiri Redam Lionel Messi, Luis de la Fuente Tolak Man-to-Man Marking
-
BRI Hadirkan Pengalaman Wellness Seru yang Padukan Alam, Komunitas, dan Teknologi