Suara.com - Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan kasus pembobolan rekening bank wartawan senior Ilham Bintang menjadi momentum untuk mengevaluasi fitur OTP (One-Time Password).
"Menurut saya, ini adalah momen untuk mengevaluasi apakah OTP (One-Time Password) merupakan teknologi yang aman atau tidak," kata Semmy di Jakarta, Rabu (22/1/2020).
Disebut juga kata sandi sekali pakai, OTP adalah kunci yang biasa dikirim oleh bank atau aplikasi pembayaran digital untuk memverifikasi transaksi online. Kode OTP, yang lazim dikirim via SMS, berlaku dalam waktu tertentu, misalnya selama 3 sampai 5 menit.
Dalam kasus Ilham Bintang, diduga pelaku bisa menguras isi rekening setelah menerima kode OTP dari Bank Commonwealth. Kode itu dikirim ke nomor ponsel Indosat Ilham Bintang, yang sebelumnya sudah dirampas oleh pelaku.
Bank Commonwealth, pada Senin (20/1/2020), menjelaskan bahwa pencurian dana di rekening Ilham Bintang dilakukan melalui transaksi perbankan mobile banking dan internet banking menggunakan akun serta kata sandi yang benar.
"Sebelum transaksi dijalankan, bank selalu mengirimkan OTP (one time password) untuk konfirmasi transaksi, baik yang melalui mobile banking maupun internet banking sesuai dengan prosedur bank," jelas Senior Vice President Corporate Communications & Financial Inclusion Bank Commonwealth Bayu Irawan seperti dilansir Antara.
Pembobolan rekening Bank Commonwealth milik Ilham Bintang terjadi pada awal Januari ini. Pelaku dituding telah merampas kartu SIM Indosat Ilham dan memanfaatkan kartu itu untuk mengakses rekening bank dan mentransfer uang di dalamnya ke rekening lain.
Kasus ini telah dilaporkan Ilham Bintang ke polisi pada akhir pekan lalu.
Baca Juga: Kasus Wartawan Senior Ilham Bintang, Kominfo Tak Bisa Berbuat Banyak
Berita Terkait
-
Beli Pulsa dan Paket Data Indosat di BRImo Dapat Cashback 10 Persen
-
Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK
-
Bukan Lagi Sekadar Operator, Indosat Bertransformasi Jadi Perusahaan AI Raup Pendapatan Double Digit
-
Indosat Optimalkan Spektrum 700 MHz Perluas Jaringan 5G, Sinyal Indoor dan Fokus Wilayah Terpencil
-
Bagaimana AI Membantu Sektor Industri Mengelola Konsumsi Energi? Begini Kata Indosat
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan