Alasan utama tanda-tanda astrologi tidak sejajar dengan zodiak adalah karena Bumi bergoyang pada sumbu rotasi yang disebut presisi. Akibat rotasi, Bumi sedikit menonjol di garis khatulistiwa, tidak jauh berbeda dengan rok yang mengembang saat seorang penari berputar.
Gravitasi Bulan dan Matahari menarik tonjolan tersebut, yang membuat Bumi bergoyang seperti gasing. Goyangan tadi menyebabkan poros Bumi, yang merupakan garis tengah putaran Bumi, berayun dalam lingkaran lambat selama 25.800 tahun.
Gerakan ini mengubah bagaimana zodiak terlihat dari Bumi dan membuat rasi bintang tampak bergeser ke timur, kira-kira satu derajat setiap masa hidup seorang manusia. Meskipun lambat, presesi ditemukan dengan mata telanjang oleh Hipparchus dari Nicaea sekitar tahun 150 Sebelum Masehi (S.M.).
Pada zaman kuno, titik balik musim semi – atau hari pertama musim semi – berada di Aries. Akibat adanya presesi, titik balik tersebut pindah ke Pisces pada sekitar tahun 100 SM; posisinya sekarang masih di sana dan akan tetap di sana sampai tahun 2700 Masehi, lalu akan pindah ke Aquarius dan seterusnya. Setelah 25.800 tahun, akhirnya titik itu akan kembali ke Aries dan siklus akan dimulai lagi.
Sebagai sebuah permainan, astrologi serta prediksi nasib dan kepribadian bisa menyenangkan. Namun, subjek permainan ini tidak memiliki dasar dalam sains. Analoginya seperti permainan Monopoli tidak memiliki dasar dalam ilmu pasar properti.
Astrologi mengalihkan perhatian kita dari pengaruh planet-planet, terutama efek gravitasi mereka satu sama lain, dalam menyebabkan perubahan nyata dalam bentuk, ukuran, dan kemiringan orbitnya.
Di Bumi, perubahan seperti itu kemungkinan menyebabkan zaman es pada masa lalu. Tabrakan langsung antara Bumi dan benda langit dapat menyebabkan perubahan yang sangat cepat, seperti dampak asteroid di Semenanjung Yucatan 66 juta tahun lalu yang memiliki efek global, termasuk menghilangnya dinosaurus dan munculnya mamalia.
Studi astronomi pada akhirnya akan memungkinkan ramalan adanya peristiwa-peristiwa seperti itu pada masa depan, sementara ramalan astrologi tidak akan membuahkan hasil apa pun.
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di The Conversation.
Baca Juga: Zodiak Kesehatan 6 Februari 2020, Aquarius Mulai Beralih ke Produk Organik
Berita Terkait
-
Cara Memikat Hati Pria Virgo yang Perfeksionis, Begini Trik Mendekatinya
-
Zodiak Apa yang Diprediksi Paling Hoki dalam Keuangan?
-
6 Zodiak Bakal Ketiban Untung dan Rezeki Tak Terduga pada 26 Agustus 2026
-
Warna Keberuntungan untuk Rumah Berdasarkan Zodiak, Ada yang Bikin Makin Hoki
-
10 Sifat dan Karakter Wanita Cancer, Kenali Sisi Lembut hingga Keras Kepalanya
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Tanpa Gaji Tetap, Kisah Penjaga Pantai Gaza Bertaruh Nyawa di Tengah Tawa Warga Palestina
-
Polri Klaim Situasi Nasional Pasca Demo 27 Agustus Kondusif: Aktivitas Berjalan Normal
-
Sempat Dikira Kondusif, Pramono Anung Kecewa Demo DPR Berujung Perusakan Fasilitas
-
Arti Tawon atau Lebah Membuat Sarang di Rumah Menurut Primbon
-
Demo Kondusif, Rupiah Berotot Hari Ini ke Level Rp17.693/USD
-
Tak Cuma Andalkan Mal, Digiplus Buka Free Standing Store Pertama untuk Kejar Pasar Gadget
-
Proyek LRT City Bakal Jalan Lagi
-
Raja Norwegia Harald V Meninggal Dunia, Pangeran Haakon Naik Tahta
-
Mulai September, BI Hilangkan Insentif Bank yang Kebanyakan Pegang Surat Berharga
-
KPK Sisir Izin Tinggal WNA di Bali, Kepala Imigrasi Denpasar Diperiksa