Suara.com - Teknologi telah dimanfaatkan manusia untuk memudahkan segala pekerjaan. Belakangan seorang pengguna Twitter asal Atlanta membagikan video milik Innovation Station, yang memperlihatkan sebuah robot membawa aneka makanan, mulai dari sayur hingga buah, ke rumah-rumah.
Video berdurasi 43 detik yang diunggah oleh akun @ayanatheoracle pada 5 Februari itu pun "diserang" oleh warganet pengguna Twitter dari Indonesia.
Sebagian besar warganet mencuitkan bahwa robot tersebut memiliki fungsi serupa dengan penjual sayur yang setiap pagi, lewat menjajakan beragam sayur dan buah hingga bumbu masak menggunakan gerobak, sepeda, dan aneka kendaraan alternatif lainnya.
Bedanya, robot tersebut telah dilengkapi dengan teknologi canggih sementara penjual sayur keliling di Indonesia masih merupakan tenaga manusia.
Meski begitu, banyak warganet yang menilai interaksi antar manusia dalam transaksi jual beli yang terjadi tidak bisa digantikan dengan robot.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 389 ribu penayangan dan dibagikan sebanyak lebih dari 650 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar lainnya dari warganet di negara +62 ini.
"Kalian telat 1000 tahun dari Indonesia," tulis akun @chocobabanareal.
"Kami warga Indonesia lebih cepat daripada kalian," komentar @OzManch_20.
"White people just discovered Kang Sayur," tambah @jung_gvellios.
Baca Juga: Laboratorium Seukuran Kartu Kredit Bisa Diagnosis Virus Corona
"Orang kulit putih berpikir bahwa mereka melangkah lebih depan daripada kita. Laki-laki ini datang ke rumahku setiap pagi dan aku bisa memesan apapun pada malam hari sebelumnya sehingga dia bisa membawakannya di pagi hari. Dan interaksi sesama manusia sangat penting. Kalian tidak bisa mengalahkannya," ungkap @suhaisyah seraya mengunggah foto seorang lelaki penjual sayuran.
"Indonesia sudah lama sekali melakukan 'inovasi' ini. Bahkan kita dapat membeli dengan kredit tanpa jaminan," cuit @yunideta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Xiaomi 17T Series Lolos Sertifikasi TKDN: Bersiap ke Indonesia, Usung Chipset Anyar
-
Peta Sebaran 'Amukan' Topik Tyas dan LPDP: Lebih Banyak di X, Netizen TikTok Kurang Peduli
-
Daftar Harga iPhone Terbaru Jelang Lebaran 2026, Lengkap Semua Seri
-
69 Kode Redeem FF Aktif 24 Februari 2026: Klaim Crimson dan Gloo Wall Ramadhan Gratis
-
Begini Kebijakan Kemenkeu RI Buntut Viralnya Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Trending
-
Infrastruktur Digital Jadi Penentu Bisnis Ritel dan F&B
-
Penampakan Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Versi Global Terungkap Jelang Perilisan
-
17 HP Murah Redmi dan POCO dapat HyperOS 4 Berbasis Android 17, Ada Fitur Baru
-
MPL ID Season 17 Kapan Dimulai? Ini Bocoran Jadwal dan Roster Tim Mobile Legends
-
Viral Donald Trump Minta Prabowo Pegangi Dokumen BoP dan Pulpen, Ekspresinya Jadi Sorotan