Suara.com - Para insinyur di Universitas Cincinnati, Ohio, merancang laboratorium portabel seukuran kartu kredit yang dapat melakukan diagnosa, perawatan, dan mencegah wabah penyakit menular, termasuk virus Corona.
Untuk penggunaan, perangkat ini dihubungkan ke smartphone melalui port-USB. Perangkat ini cukup sensitif untuk mendeteksi infeksi malaria dan dapat dengan mudah mengidentifikasi penyakit lain seperti HIV, penyakit Lyme, atau virus Corona. Bahkan, mengukur kadar hormon yang berkaitan dengan stres, kecemasan, dan depresi.
Pengguna hanya perlu meneteskan darah atau air liur pada chip laboratorium berbahan plastik sekali pakai yang dirancang khusus, kemudian geser ke dalam slot di perangkat.
"Semua orang di dunia pasti memiliki smartphone. Ini adalah alat diagnostik cepat yang dapat digunakan di rumah. Saat ini, dibutuhkan beberapa jam atau bahkan berhari-hari untuk melakukan diagnosis di laboratorium sungguhan," ucap Chong Ahn, salah satu penulis penelitian ini seperti dikutip dari IFL Science.
Penyakit ini bisa menyebar, dia menambahkan, tetapi alat ini memiliki performa sebanding dengan tes laboratorium.
"Biaya lebih murah dan ramah pengguna. Kami ingin membuatnya sederhana sehingga siapapun dapat menggunakannya tanpa pelatihan," katanya.
Smartphone berfungsi untuk memberi daya pada perangkat, menampilkan bacaan, dan menyimpan data. Informasi yang diperoleh melalui perangkat ini diproses menggunakan dua saluran.
Satu saluran mencampur sampel dengan antibodi freeze-dried disease untuk pendeteksian, dan lainnya menggunakan bahan freeze-dried luminescent untuk memungkinkan sensor perangkat membaca hasil.
Data yang dihasilkan kemudian ditafsirkan, menggunakan aplikasi smartphone yang telah dirancang dan dapat dikirim langsung ke penyedia layanan kesehatan untuk analisis lebih lanjut.
Sebagian besar kematian terkait dengan penyakit menular diakibatkan karena terbatasnya akses ke fasilitas kesehatan dan tenaga terlatih. Celah itu yang berusaha diisi oleh para insinyur dengan menciptakan perangkat. Solusi ini dianggap murah, akurat, dan mudah digunakan.
Baca Juga: Renovasi Sekolah, Papan Tulis Berumur 100 Tahun Ini Tak Sengaja Ditemukan
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Tips Libur Lebaran 2026 Makin Seru: Andalkan Redmi Note 15 Series, Anti Gagal Bikin Konten!
-
Vivo Y21 5G dan Y11 5G Resmi Meluncur, Baterai 6500mAh Tahan 5 Tahun dan Layar 120Hz Jadi Andalan
-
Harga DDR4 Melejit 8,8 Kali Lipat di 2026, Dampak Peralihan Industri ke AI Mulai Terasa
-
Terpopuler: 6 HP Murah Sekelas Redmi 15, Update Harga HP Xiaomi di 2026
-
6 HP Murah Alternatif Redmi 15, Punya Baterai Jumbo dan Fitur Lengkap
-
6 Pilihan Tablet Murah Paling Kencang untuk Kerja di 2026
-
Harga Vivo X300 Ultra Terbaru 2026, Ini Spesifikasi Lengkap dan Jadwal Rilisnya
-
Bocoran iQOO Neo 11 Pro dan Pro Plus Muncul, Bawa Layar OLED 2K 165Hz dan Baterai 8.000mAh
-
Xiaomi Resmi Hentikan MIUI Selamanya, Digantikan HyperOS, Lebih Canggih dan Terhubung
-
40 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Kaspersky Ungkap Ancaman dari USB hingga Laptop