Suara.com - Kekinian banyak pengembang game yang membuat mobile game dengan kualitas grafis tinggi. Namun, untuk memainkan game tersebut juga dibutuhkan smartphone dengan spesifikasi mendukung.
Di sisi lain, kualitas jaringan internet juga menjadi salah satu faktor dalam bermain game. Koneksi yang lambat dapat membuat game berjalan dengan buruk. Karenanya, Google mencoba mengisi celah ini dengan meluncurkan GameSnacks.
GameSnacks merupakan proyek dari divisi Area 120, unit internal Google yang mengembangkan proyek eksperimental. GameSnacks berisi beragam game kasual berbasis web yang ringan dan dapat dimainkan di smartphone dengan spesifikasi rendah, serta jaringan internet yang lambat.
Menurut Google, game berbasis web HTML5 ini seharusnya berjalam di hampir semua ponsel dan dapat dimainkan dalam beberapa menit, meskipun pengguna memakai koneksi internet lambat dengan kecepatan di bawah 1 Mbps.
Biasanya, perangkat dengan 1 GB RAM dan koneksi lambat membutuhkan waktu lebih dari 10 detik untuk memuat game web yang sederhana dan kebanyakan orang tidak sabar jika halaman tersebut memuat dengan waktu lebih dari tiga detik.
Tim Area 120 bekerja dengan pengembang untuk mempercepat game dengan mengurangi ukuran halaman HTML yang awalnya dimuat, mengompresi aset tambahan seperti skrip, gambar, dan suara, serta hanya memuat konten saat dibutuhkan.
Desain GameSnacks pun dibuat sederhana, menyenangkan, dan ideal untuk gamer kasual. Permainan hanya berlangsung selama beberapa menit dan memiliki aturan langsung yang dapat dipelajari tanpa instruksi.
Game GameSnacks dapat diakses pada perangkat berkemampuan web apapun. Setiap game mendukung kontrol sentuh, keyboard, dan mouse dan dapat dimainkan di perangkat Android, iOS, dan dekstop. Tak hanya itu, khusus gamer di Indonesia, GameSnacks juga akan segera tersedia di aplikasi GoJek melalui ekosistem GoGames.
"Kami juga bermitra dengan GoJek untuk menghadirkan game GameSnacks ke ekosiatem GoJek melalui GoGames. Melalui kemitraan ini, kami akan memberikan pengalaman bermain game yang lebih mudah diakses bagi pengguna di Asia Tenggara, mulai dari Indonesia," tulis Ani Mohan, General Manager GameSnacks dalam postingan blog resmi Google.
Baca Juga: Samsung Galaxy Fold 2 Punya Kamera di Bawah Layar?
Saat ini, tim Area 120 masih akan menambahkan lebih banyak game berkualitas ke katalog game GameSnacks. Pengembang game HTML5 yang tertarik untuk membuat game seperti GameSnacks pun dapat menghubungi tim Area 120.
Adapun beberapa judul game di dalam GameSnacks mencakup Bridge of Doom, Bubble Woods, Road Fury, Groovy Ski, Jump with Justin, Tower, dan masih banyak lagi.
Tag
Berita Terkait
-
Fitur Baru Google Maps Tunjukkan Batas Politik dari Sisi Lokasi Geografis
-
Selamatkan dari Miliaran Aplikasi Berbahaya, Simpan Fitur Google Ini
-
Realme Pastikan Gabung Aliansi Produsen Ponsel Tiongkok untuk Lawan Google
-
Buka 6.000 Tab Google Chrome, Bisa Habiskan RAM Sampai Ratusan GB!
-
Setelah Viral Mobil Masuk Sawah, Kendaraan Ini Nyasar ke Hutan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123