Suara.com - Virus Corona hingga kini masih menjadi wabah menakutkan bagi siapa saja, termasuk para buruh Foxconn, pembuat iPhone. Kekhawatiran tersebut, sempat membuat para buruh mogok kerja.
Namun, demi mengejar produksi iPhone terbaru, para buruh diimingi bonus dengan nilai fantastis untuk kembali bekerja.
Hitekno.com mengutip CNBC, kabar yang sudah santer terdengar, Foxconn diketahui tengah menyiapkan perangkat terbaru yang segera diperkenalkan Apple. Sejatinya, waktu perkenalan ini sudah mengalami beberapa kali kemunduran.
Demi mengejar produksi iPhone terbaru, Foxconn menawarkan bonus berupa akomodasi, makanan, hingga transportasi gratis untuk para buruh pabrik iPhone. Bonus yang boleh diambil oleh para buruh mencapai 1.000 dolar AS atau setara dengan Rp 14 juta.
Minimnya buruh yang mau bekerja untuk segera produktif memproduksi perangkat iPhone anyar untuk Apple ini yang lalu, membuat Foxconn berusaha untuk merayu para buruhnya kembali bekerja.
Kondisi produksi iPhone anyar semakin sulit dilakukan karena adanya larangan bepergian ke China akibat Virus Corona.
Engineer Apple yang biasanya datang ke Asia untuk memastikan peluncuran iPhone berjalan mulus justru tidak dapat bertugas.
Apple diketahui tidak hanya bekerja dengan Foxconn untuk produksi iPhone anyar dari keluarganya, tetapi pabrikan pimpinan Tim Cook ini juga menggandeng beberapa perusahaan lainnya.
Baca Juga: Gemas! Anjing Ini Rajin Bantu Sebrangi Anak-anak Sekolah
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan