Suara.com - Akhir-akhir ini, sebagian besar wilayah di Indonesia masih kerap dituruni hujan lebat. Suara gemuruh yang terkena atap rumah, sering membuat sejumlah warga waspada turunnya hujan lebat.
Suara gemuruh yang sama tersebut membuat salah satu warganet terheran-heran. Jelas-jelas ia mendengar suara hujan yang sangat deras. Saat dicek, bagian luar rumahnya masih kering, tak ada tanda-tanda jatuhnya air di depan kos.
Unggahan video berdurasi 35 detik ini lantas membuat warganet ngakak karena ending video ini yang tak terduga.
Menurut warganet yang mengunggah video tersebut, pemilik kosnya tengah mengajak anaknya bermain.
Suara gemuruh tersebut berasal dari sepeda yang ditarik pemilik kosnya dan diikuti dengan mainan mobil-mobilan yang ditali di belakang sepeda tersebut.
Roda mainan yang terbuat dari plastik ini lantas menghasilkan suara yang mirip dengan hujan lebat.
Tentu saja unggahan tersebut viral dan mendapatkan beragam komentar dari warganet di Twitter.
"Kreatip banget bapaknya astagaaa," komentar salah satu warganet.
Baca Juga: China Punya Teknologi Canggih Deteksi Kasus Virus Corona dari Jarak Jauh
"How to prank anak kosan bangun dari kasurnya terbirit-birit menyelamatkan untuk menyelamatkan jemuran wkwkw," tulis warganet di Twitter.
"Konvoi berbagai macam mainan," tulis warganet.
"Bagi satu dong om mobilnya," becanda salah satu warganet di Twitter.
Unggahan video suara gemuruh hujan lebat dan endingnya mendapatkan lebih dari 33 ribu retweets dan 46 ribu likes.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan