Suara.com - Selain memiliki mode gelap (dark mode), WhatsApp diketahui tengah mengerjakan pembaruan penting dalam hal keamanan.
Sebagaimana dikutip Express.co.uk dari @WABetaInfo, akun Twitter untuk menggali berbagai petunjuk untuk fitur baru yang masih dalam kode beta, telah menemukan pembaruan yang belum dirilis resmi WhatsApp dikenal sebagai Cadangan yang Dilindungi.
Karena memang belum diinformasikan secara resmi, rincian seputar fitur baru ini masih sedikit. Namun, kode beta memang menawarkan beberapa petunjuk tentang apa yang diharapkan.
Terlihat pada WhatsApp versi 2.20.66 untuk Android, fitur baru ini akan memungkinkan pengguna untuk mengenkripsi dan melindungi kata sandi cadangan mereka sebelum data disimpan di Google Drive.
Artinya, pengguna WhatsApp harus memasukkan kata sandi yang benar untuk dapat mengembalikan semua pesan teks, obrolan grup, gambar, video, dan dokumen mereka ke handset baru.
Jika Anda memeriksa bagian Google Drive dari menu pengaturan di WhatsApp untuk Android saat ini, Anda akan menemukan peringatan yang menyatakan cadangan cloud tidak dilindungi oleh enkripsi ujung-ke-ujung yang sama yang digunakan oleh aplikasi ketika Anda mengirim pesan. Itu berarti, secara teoritis dimungkinkan bagi peretas untuk menjelajah data yang disimpan.
Fitur Cadangan Terproteksi yang baru, menambah lapisan keamanan tambahan. Itu berarti WhatsApp maupun Google tidak akan dapat melihat apa yang disimpan di dalam cadangan Anda.
Saat ini, cadangan WhatsApp di iPhone dienkripsi oleh Apple ketika diunggah ke iCloud. Namun, perusahaan milik Facebook tidak menggunakan enkripsi ujung-ke-ujung yang sama dengan yang digunakannya untuk semua pesannya ketika menyimpan duplikat teks-teks itu di cloud.
Meskipun tidak ada bukti dalam versi beta iOS terbaru dari fitur Cadangan Terproteksi, masuk akal bagi WhatsApp untuk menawarkan opsi yang berfokus pada privasi bagi pemilik ponsel iPhone dan Android di masa mendatang.
Baca Juga: Bulan Depan, Asteroid Besar Bakal Dekati Bumi
Karena fitur ini mulai muncul dalam versi beta, pekerjaan berjalan dengan baik. Namun, itu bukan jaminan bahwa Anda akan mellihat pembaruan ini dalam waktu dekat.
Seperti Anda tahu, WhatsApp membutuhkan lebih dari 18 bulan untuk mempertimbangkan mode gelap yang disambut positif para penggunanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih