Suara.com - Pasien yang terinfeksi virus corona COVID-19 diwajibkan dikarantina dan tidak keluar ruangan. Langkah ini diambil untuk meminimalisir penyebaran virus.
Namun, hal ini menyebabkan para pasien itu hidup bak di film-film zombie, yang tak pernah merasakan sinar matahari setiap harinya.
Ada cerita haru dari beberapa pasien yang dapat meninggalkan karantina dengan suasana menyesakkan dan mereka dapat menikmati udara segar.
Salah satu contoh, seorang pasien COVID-19 yang berusia lanjut mendapatkan kesempatan menyaksikan matahari terbenam.
Dilansir laman China Daily, pasien tersebut telah menghabiskan lebih dari sebulan di dalam ruangan karena karantina virus corona. Hal ini membuat pasien 87 tahun tersebut tak bisa merasakan sinar matahari selama sebulan penuh.
Beruntung pasien lansia tersebut mendapatkan kesempatan mendapat sinar matahari ditemani oleh dokter berusia 27 tahun dan berjemur.
Lelaki tua tersebut bersama dengan ranjang rumah sakitnya keluar dan melihat matahari terbenam.
Keduanya lalu merasakan kehangatan sambil menikmati kebersamaan satu sama lain sebagai pasien dan dokter yang selama satu bulan lamanya seperti zombie di dalam ruangan.
Potret keduanya menikmati sunset di luar ruangan ini membuat warganet terharu.
Baca Juga: Instrumen Buatan Mahasiswa Ini Mampu Deteksi Lubang Hitam Baru
Virus corona COVID-19 yang mewabah di China, membuat seisi negeri tersebut heboh. Terutama petugas medis dari dokter hingga perawat.
Saking sibuknya menangani pasien virus corona, para petugas medis banyak yang mengorbankan kehidupan pribadinya.
Seperti perawat cantik yang sibuk menangani pasies virus corona di China sampai tak bisa mencari kekasih. Adalah Tian Fangfang, perawat cantik asal China yang menyampaikan permintaannya kepada pemerintah untuk dicarikan kekasih.
Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.
Tag
Berita Terkait
-
China Periksa Pemilik Hotel Tempat Karantina Pasien Corona yang Ambruk
-
Hotel Karantina Korban Corona Ambruk, 49 Pasien Berhasil Diselamatkan
-
Hotel Tempat Karantina Korban Corona Ambruk, Puluhan Pasien terperangkap
-
Pasien Positif Corona Melarikan Diri dari Wuhan, 9 Pejabat China Diperiksa
-
China Temukan Obat Virus Corona Covid19, Namanya Remdesivir
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?