Suara.com - Advan merespon himbauan pemerintah RI kepada masyarakat Indonesia untuk melakukan social distancing dan belajar secara e-learning, akibat pandemi Covid-19 dengan menghadirkan tablet terbarunya, Advan Tab 8.
Advan Tab 8 dilengkapi dengan konektivitas 4G LTE dan menggunakan WiFi versi 802.11 a/b/g/n/ac, memungkinkan dapat menghasilkan throughput tinggi pada band 5 GHz sehingga sanggup mengunggah dan mengunduh data dengan kecepatan maksimal 1.300 Mbps.
Soal dapur pacu, Advan Tab 8 mengandalkan prosesor octa-core SC9863A yang dipadukan dengan RAM 3 GB dan memori internal 16 GB. Tablet ini juga dilengkapi dua slot SIM card yang sudah disokong konektivitas 4G LTE.
“Dampak penyebaran corona virus (COVID-19), pemerintah menggalakan kampanye work from home (WFH) dan Advan sangat mendukung hal tersebut. Kami dapat mempermudah hidup serta memberikan hiburan terbaik yang salah satunya dihadirkan oleh sebuah Tablet Tab 8 4G,” sebut CEO Advan Chandra Tansri dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/3/2020).
“Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kami menghadirkan seri Tablet PC 4G terbaru dengan inovasi yang ditingkatkan seperti performa hardware, kapasitas ruang penyimpanan, kamera dan kemampuan multimedia serta tentunya dukungan baterai yang tahan lama, demi memanjakan generasi muda Indonesia,” imbuhnya.
Bagi pengguna yang ingin membuat konten, Advan Tab 8 punya kamera belakang 5 MP dan kamera selfie 5 MP. Selain bisa dipakai untuk berswafoto, kamera depan tablet ini juga berfungsi sebagai pemindai wajah atau Face ID.
Soal eksterior, Advan Tab 8 didukung layar full field of vision 8 inci yang layar sentuhnya mengadopsi struktur G + G dan sudah dilindungi tempered hingga 6H (hardness) agar layar sentuh tidak mudah tergores.
Untuk memenuhi mobilitas penggunanya, tablet murah ini dipersenjatai baterai berkapasitas 4.300 mAh, namun belum dilengkapi teknologi pengisian daya cepat (fast charging).
Dibalut warna abu-abu, harga Advan Tab 8 hanya dibanderol Rp 1,999 juta saja dan akan tersedia mulai 30 Maret 2020 melalui Blibli dan website resmi Advan.
Baca Juga: Wadidaw! 47 Staf Medis Positif Virus Corona Gegara Hadiri Acara Pernikahan
Berita Terkait
-
Advan Hape Online Meluncur, Jadul Tapi Bisa Internetan
-
Jam Tangan Cerdas Advan StartGo S1 Meluncur, Harga Cuma Rp 500.000
-
Ponsel Tiongkok Bersinar, Produsen Ponsel Asli Indonesia Makin Tersisih
-
Advan Nasa Meluncur, Andalkan Kelancaran Bermedia Sosial Cuma Rp 700 Ribuan
-
Dibanderol Mulai Rp 1 Jutaan, Ini 9 Smartphone yang Rilis September 2019
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo
-
Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel
-
Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim
-
4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering
-
Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak
-
Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam
-
Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
John Herdman Diolok-olok Publik Vietnam Disebut Sok Tahu dan Salah Data