Suara.com - Kementerian Kesehatan Malaysia mengumumkan bahwa puluhan anggota dan staf medis mereka ikut dinyatakan positif virus corona (Covid-19), setelah menghadiri sebuah acara pernikahan.
Ternyata acara tersebut dihadiri oleh beberapa peserta positif corona yang juga mengikuti acara tabligh akbar di Sri Petaling, Malaysia.
Dilansir laman Malaysiakini.com, Kementerian Kesehatan Malaysia memperkirakan bahwa 14.500 warga Malaysia menghadiri pertemuan tabligh di sebuah masjid pada akhir Februari 2020.
Per 25 Maret 2020, sebanyak 1.057 dari 1.796 kasus positif virus corona di Malaysia terkait dengan cluster tabligh akbar Sri Petaling.
Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia Dr Noor Hisham Abdullah mengungkapkan bahwa sebanyak 73 personel dan staf medis di kementeriannya dinyatakan positif corona. Sebanyak 47 orang atau 64,4 persen dari kasus, menghadiri sebuah acara yang sama dengan peserta tabligh akbar.
"Ditemukan bahwa 47 kasus atau 64,4 persen ada hubungannya dengan resepsi pernikahan yang juga dihadiri oleh orang-orang yang menghadiri pertemuan tabligh," kata Dr Noor Hisham Abdullah dikutip laman New Strait Times.
Kini, mereka memfokuskan pencarian pasien positif corona pada pertemuan tabligh di Sri Petaling, serta tamu pernikahan di Bangi dan Putrajaya pada awal Maret 2020.
Menurut Noor Hisham, pernikahan tersebut melibatkan seorang dokter dan perawat. Oleh karena itu, pernikahan dihadiri oleh banyak rekan mereka terutama dari Putrajaya.
Peserta yang tercatat pada tabligh akbar di Sri Petailing, juga menjadi tamu di pernikahan tersebut sehingga penyebaran virus corona terjadi di sebuah acara sakral.
Baca Juga: Nokia 5310 Xpress Music Bakal Bangkit, Dibanderol Murah
Dilansir laman World of Buzz, karena lonjakan tiba-tiba dalam tes staf medis yang positif, Kementerian Kesehatan Malaysia harus mendelegasikan kembali staf layanan kesehatan dari departemen dan rumah sakit lain untuk menutupi kekurangan tenaga kerja di rumah sakit yang terkena dampak.
Beberapa rumah sakit yang terdampak termasuk Rumah Sakit Teluk Intan, Rumah Sakit Putrajaya, Raja Rumah Sakit Perempuan Zainab II, Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, dan Rumah Sakit Selayang.
Selain menghadiri acara pernikahan, staf medis Malaysia lainnya yang positif virus corona juga pernah melakukan perjalanan luar negeri serta melakukan kontak dengan pasien positif virus corona Covid-19.
Berita Terkait
-
Perusahaan China Sumbang 40 Ton Alat Kesehatan Lawan Corona untuk Indonesia
-
Wanita Pakai Kostum Dinosaurus di Tempat Umum saat Corona, Aksinya Viral
-
Remaja 15 Tahun di Bogor Positif Virus Corona
-
Hibur Anak Saat Lockdown, Seniman Ini Ubah Gudang Jadi Pesawat Antariksa
-
Di Tengah Lockdown, Satpam Duduk Berdoa di Pintu Stasiun yang Sepi
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan