Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika mengklarifikasi pemberitaan yang berjudul "Kominfo Minta Publik Tak Boros Pakai Internet di Tengah Pandemi Covid-19" pada 23 Maret 2020 kemarin.
Dalam hak jawab yang diterima Suara.com, Sabtu malam (4/4/2020), Plt. Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu mengemukakan tiga poin keberatan atas berita yang dimuat berdasarkan jumpa pers online pada 23 Maret 2020 itu.
"Ada tiga hal dalam pemberitaan yang kami nilai bisa membentuk opini bahwa pemerintah tidak responsif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat selama pelaksanan kebijakan social/physical distancing untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan berdoa di rumah," tulis Ferdinandus dalam suratnya.
Pertama soal penggunaan kata “Tak Boros Pakai Internet di Tengah Pandemi Covid-19” merupakan kata-kata mengandung opini dan simpulan yang tidak berkaitan dengan fakta yang disajikan dalam tubuh berita.
"Menurut hemat kami penggunaan kata Boros adalah pendapat pribadi wartawan karena tidak ada dalam pernyataan Menteri Kominfo Johnny G. Plate selama konferensi pers berlangsung," beber Ferdinandus.
Kedua adalah penggunaan kata “efisien” dalam paragraf kedua, tidak pernah dinyatakan secara langsung oleh Menteri Kominfo Johnny G. Plate.
"Dalam kalimat kutipan langsung pada berita paragraf kedua: “Kita harus jaga biar bisa efisien penggunaannya,” tidak pernah dinyatakan secara langsung. Hal itu bisa dicek dalam transkrip rekaman yang ada dalam tautan berikut https://youtu.be/2aXAeZH6h1w?t=4747 menit 1:19:05 s.d. 1:21:54," jelas dia.
Ketiga, berdasarkan rekaman yang sama, konteks pernyataan menteri didasarkan pada pertanyaan mengenai akses terhadap situs film ilegal (sesuai dengan pertanyaan salah satu pekerja media). Namun keterangan tentang hal itu tidak disajikan dalam judul maupun tubuh berita.
Sebelumnya Suara.com menayangkan berita dengan judul "Kominfo Minta Publik Tak Boros Pakai Internet di Tengah Pandemi Covid-19" pada 23 Maret 2020 lalu, yang dilansir dari kantor berita Antara. Berita yang dimaksud telah dikoreksi sesuai dengan klarifikasi dan hak jawab dari Kominfo.
Baca Juga: Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Nissan GT-R Karena Kecelakaaan Tunggal
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Hak Jawab Komnas Perempuan Terkait Berita Komentar Publik atas Isu Tolak Kebiri Kiai Ashari
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda