Suara.com - Sejak penyebaran virus Corona COVID-19 di Wuhan, harga masker di Indonesia melonjak tinggi. Tak sedikit pula penjual masker yang menipu pembelinya demi keuntungan sendiri. Seperti yang dialami oleh seorang warganet dengan akun Twitter @minshoocky_, yang membagikan pengalamannya tertipu saat membeli masker di salah satu toko online.
Dibagikan pada 2 April, pemilik akun mengaku membeli lima lembar masker seharga Rp 30 ribu. Namun, ketika barang pesanannya tiba, ia menemukan kejanggalan pada masker yang dibelinya. Rupanya, masker-masker tersebut adalah barang bekas pakai yang dijual kembali.
"Beli masker 30 ribu isi 5 yang dateng malah masker bekas. Tolong ya kalau jualan tuh yang jujur. Hati-hati ya jangan beli di toko ini!" tulis pemilik akun @minshoocky_ dalam kolom keterangan.
Pemilik akun pun membagikan beberapa foto penampakan dari masker yang dibelinya. Pada salah satu foto tampak terlihat tali masker seperti telah digunakan sebelumnya.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 1.300 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang merasa kesal dan geram dengan penjual masker seperti itu, mengingat kebersihan adalah hal penting di tengah pandemi seperti ini.
"Semuanya, kalau habis pakai masker digunting atau robek aja tengahnya ya. Bukannya apa, takutnya kalau ada orang yang curang jualnya kayak gini gimana? Ini demi kita semua," tulis akun @ulfah_twt.
"Jahat banget. Bukan masalah duitnya, masalahnya itu masker bekas siapa bersih apa nggak dan kepegang," komentar @softnyamjoon.
"Cari uang kok begitu amat yah nggak mikirin konsumen, cuman mikirin perut sendiri dan buat nambah kekayaan sendiri," tambah @mooninner07.
"Negaranya berkembang tapi otak warganya menyusut," cuit @bayikketcjil.
Baca Juga: YouTube Segera Hapus Video yang Sebut Jaringan 5G Tularkan COVID-19
"Habis liat review di tokonya. Banyak yang dapet masker bekas juga loh serem banget," ungkap @NuuRaa_R.
Berita Terkait
-
Terlalu Jauh, Percakapan Warganet Soal Jenazah Pasien Corona Bikin Bingung
-
Nemu Penjual Bantal Bentuk Ikan Asin, Warganet: Tidur Berasa Jadi Liwet
-
Komplain Pembeli Donat Ini Bikin Warganet Ngakak
-
Jadi Sorotan, Ibu Ini Buat Daftar Harga dari Setiap Tingkah Laku Anaknya
-
Penampakannya Bikin Kaget, Ketika Indomie Segera Rilis Produk Lipstick
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang
-
Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal
-
6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota
-
Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah