Suara.com - Mewabahnya virus corona membuat siapa saja begitu khawatir. Sama halnya dengan warganet satu ini, karena takut virus corona, dirinya nekat kukus uang jutaan rupiah untuk membunuh kuman, bakteri hingga virus.
Video aksi warganet kukus uang jutaan rupiah ini diunggah oleh akun Twitter @bintangforza dan menjadi viral di Twitter pada Minggu (19/4/2020) lalu.
''Katanya untuk membunuh virus corona'' cuit akun @bintangforza.
Nampak dari video 12 detik tersebut, seorang warganet meletakan beberapa tumpukan uang pecahan Rp 50.000 di atas panci kukus layaknya sedang memasak makanan pada umumnya.
Uang pecahan Rp 50.000 yang diduga memiliki total Rp 45 juta ini disebut-sebut sengaja dikukus untuk membunuh virus salah satunya virus corona yang tengah mewabah. Entah benar atau tidak mengenai aksi kukus uang jutaan rupiah ini dilakukan untuk membunuh virus dari uang tersebut.
Seperti yang diketahui, virus atau bakteri memang dapat hidup di uang kertas dalam waktu yang cukup lama. Tidak diketahui dengan pasti bagaimana cara membunuh virus dan bakteri dari uang kertas, namun mengkukus uang jelas bukanlah solusi.
Banyak warganet yang lalu meninggalkan komentarnya terkait aksi kukus uang jutaan rupiah ini. Beberapa warganet menjelaskan bahwa uang tersebut tidak seharusnya dikukus untuk menghilangkan virus.
''Orang kaya masa nggak tahu ada UV Sterilizer?'' tulis warganet dengan akun @firdaadilla memberi saran untuk menggunakan UV Sterilizer.
''Duh, dikira gembung rebus wkwk'' balas pemilik akun Twitter @_nisakhairun.
Baca Juga: Polisi Bakal Bubarkan Paksa Jika Buruh Tetap Aksi Saat Pendemi Covid-19
''Selain bakpau, cuan juga dikukus ya sekarang'' komentar akun @_gbregina.
''Pas diangkat, jadi ngembang kaya bolu kukus'' ungkap akun Twitter @dederahma24.
Viral di Twitter, unggahan video aksi kukus uang jutaan rupiah ini diketahui telah ditonton sebanyak lebih dari 20 ribu kali dan mendapat berbagai komentar warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Punya Karier, Urus Keluarga, dan Tetap Waras? Mitos "Harus Bisa Semuanya" yang Menghantui Perempuan
-
Pagar Tinggi Mal Kota Kasablanka Kini Lenyap, Berganti Dekorasi HUT RI
-
Eza Lubis Bangun Konten Olahraga, Padukan Karier Perbankan dan Dunia Kreator Digital
-
Pengamat Soroti Rencana Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah: Dengarkan Keluhan, Jangan Cuma Beri Arahan
-
WNA Amerika Jual Lahan di Kintamani Bali, Begini Respons Imigrasi
-
Bedak Wardah Colorfit Shade 33W Olive Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Cek di Sini!
-
9 Sabun Cuci Muka Pria untuk Mencerahkan Wajah, Ampuh Angkat Minyak dan Kulit Kusam
-
Ada Wanita 19 Tahun di Rumah Dinas Mantan Kalapas Waingapu, Kanwil Ditjenpas Beri Klarifikasi
-
Juniver Girsang Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menghabisi Lawan Politik
-
Geely Coolray Bergaya Racing Mejeng di GIIAS 2026