Suara.com - Nintendo Switch kini tengah dibanjiri permintaan oleh pelanggan, pasalnya banyak yang harus menjalankan karantina di rumah atau physical distancing di rumah. Untuk mengisi waktu luang, kini banyak dari mereka memilih bermain game.
Namun seiring dengan perpanjangan pandemi di seluruh dunia membuat permintaan Nintendo Switch ini melonjak dan menjadi barang langka.
Beberapa pelanggan bahkan mendapatkan Nintendo Switch dengan harga yang mahal yang ditawarkan penjual tak resmi.
Pihak Nintendo sendiri sudah mendengar kabar mengenai unit baru Nintendo Switch pada musim panas, namun sepertinya perangkat game satu ini akan datang lebih awal dari yang diperkirakan.
Dilansir dari laporan terbaru Nikkei via Ubergizmo, tampaknya Nintendo Switch meningkatkan produksi Switch untuk memenuhi permintaan pelanggan.
Laporan tersebut mengklaim bahwa perusahaan berencana untuk meningkatkan produksi dengan tambahan 10 persen untuk tahun 2020.
Hal ini berarti akan ada lebih dari 20 juta unit yang dibuat perusahaan dari tahun 2019.
Namun masih belum jelas kapan konsol tersebut akann tiba dan didistribusikan, tapi semiga peningkatan produksi ini akan membuat kita melihat unit kembali dengan cepat.
Sejak diluncurkan, Nintendo Switch disambut baik oleh pelanggannya ditambah lagi pandemi memaksa semua orang untuk diam di rumah dan membuat mereka mendapatkan hiburan baru seperti Switch.
Baca Juga: Luncurkan iPhone SE 2020, Apple Ajak Pengguna Android Beralih ke iOS
Sebelumnya, sempat terjadi panic buying untuk memborong kebutuhan pokok. Tidak ketinggalah konsol game Nintendo Switch ikut dibeli.
Kelangkaan Nintendo Switch ini terjadi di Amerika Serikat. Belum lama ini sebagaimana dilansir laman CNBC, Rabu (1/4/2020), banyak toko yang kehabisan Nintendo Switch.
Seandainya ada yang menjual, harganya meroket di atas limit harga yang ditetapkan pihak Nintendo.
Gilanya, harga Nintendo Switch termurah di platform online lebih sadis lagi. Di situs Amazon misalnya, satu unit Switch dihargai 460 dolar AS atau setara Rp 7,6 jutaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah