Suara.com - Salah satu bos Xiaomi, produsen alat elektronik asal Tiongkok, diwajibkan membayar denda ratusan juta rupiah setelah melemparkan candaan berbau seksis di media sosial terkait ponsel baru perusahaannya.
Wakil Presiden Xiaomi Chang Cheng pada Jumat (23/4/2020) mengunggah tulisan berisi daftar lelucon tentang cara menggunakan Xiaomi Mi 10 Youth, ponsel dengan kamera berfitur 5 kali zoom, di media sosial Weibo.
"Di balik kamar perempuan cantik di asrama wanit, ada ruang untuk ....," tulis Cheng soal lelucon yang dinilai sebagai ajakan untuk menguntit dan memotret perempuan secara diam-diam.
Alhasil, unggahan Cheng itu memanti kritik serta komentar negatif dari para pengguna Weibo, media sosial mirip Twitter di China. Cheng dinilai tidak menghormati perempuan.
"Tolong jangan membuat perempuan merasa jijik melihat lelaki menggunakan ponsel Xiaomi," tulis seorang pengguna Weibo, mengomentari candaan Cheng itu.
Cheng belakangan menghapus unggahannya dan meminta maaf. Ia juga mengumumkan telah menyumbang sebesar 14.000 dolar AS atau sekitar Rp 217.448.000 ke Adream, sebuah yayasan pendikan di China.
"Saya sungguh salah dan menerima semua kritik," tulis Cheng.
Pada Minggu (26/4/2020) giliran Xiaomi yang meminta maaf secara resmi. Perusahaan itu berjanji akan memperkuat pelatihan ke karyawannya untuk mencegah peristiwa serupa terjadi lagi. [Abacus]
Baca Juga: Hitungan Hari, Xiaomi Siap Rilis Redmi Note 9 Akhir Bulan Ini
Berita Terkait
-
Redmi Note 17 Rilis dengan Fitur AI Anti Penipuan, Ini Spesifikasinya
-
Xiaomi 17T Pro Bukan Sekadar Upgrade, AI Imaging dan Leica Jadi Arah Baru Smartphone Flagship
-
Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?
-
Durian Tak Mampu Pecahkan REDMI Note 17 Pro, Xiaomi Pamer Uji Ketahanan Ekstrem
-
Xiaomi Ekspansi Bikin Mobil Jenis Baru, Usung Nama "Pengembara Langit"
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan