Suara.com - Seniman Yunani Kuno ternyata bisa melukis hewan yang mempunyai habitat ribuan kilometer jauhnya dari tempat seniman itu berada. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa Yunani Kuno sudah memiliki koneksi dengan suku-suku lain di berbagai penjuru dunia.
Penelitian yang sudah diterbitkan di jurnal Antiquity ini mengungkapkan bahwa monyet biru yang dilukis oleh orang Yunani kuno merupakan monyet vervet, spesies monyet endemik dari Afrika Timur.
Dua lukisan monyet yang diteliti ilmuwan merupakan karya dari peradaban Minoa, sebuah peradaban yang masuk wilayah Kreta, sebuah pulau dekat daratan Yunani.
Perdaban Minoa dimulai pada Zaman Perunggu antara tahun 3.000 dan 2.700 SM serta berlangsung sampai 1450 SM.
Lukisan tersebut sampai membuat bingung ilmuwan mengingat bagaimana mungkin orang Yunani Kuno bisa tahu hewan endemik yang tinggal di Afrika Timur sementara jarak antara dua daerah tersebut ribuan kilometer jauhnya.
Penelitian ini dilakukan oleh Bernardo Urbani dari Venezuelan Institute for Scientic Research dan Dionisios Youlatos dari Aristotle University.
Cukup unik, seniman kuno justru memilih warna biru untuk menggambarkan seekor monyet.
Mereka juga menggambar seekor babun dengan paduan warna abu-abu dan cokelat tua.
Dikutip dari IFLScience, ilmuwan meyakini bahwa kelompok primata itu mewakili tanda situs tersebut setelah seniman kuno mengamatinya di daratan Afrika.
Baca Juga: Penemu Hamburger Adalah Bangsa Romawi ?
Berdasarkan penelitian, ilmuwan mencatat bahwa seniman tersebut melihat monyet secara langsung atau berbicara dengan seseorang yang pernah melihat monyet itu sebelumnya.
Lukisan-lukisan ini memberikan pemahaman baru tentang lukisan dinding Minoa yang membuktikan bahwa orang-orang Yunani Kuno memiliki kontak dengan orang-orang, atau setidaknya satwa liar, di Afrika.
Para peneliti menambahkan bahwa persepsi budaya memengaruhi bagaimana warna dikategorikan.
Tentu saja saat itu monyet vervet tidak berwarna biru.
Kemungkinan seniman kuno menganggap biru mirip dengan warna abu-abu lebih tua.
Namun bisa juga mereka menggunakan warna biru dalam "konsteks sakral" seperti yang dilakukan bangsa Mesir Kuno.
Penelitian mengenai lukisan monyet ini membuktikan bahwa masyarakat Yunani Kuno kemungkinan telah saling berhubungan secara luas dengan suku kuno di seluruh dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana