Suara.com - Bangsa Romawi memiliki menu yang disebut isicia omentata dan penampakannya tampak serupa dengan makanan cepat saji hamburger saat ini.
Resep itu muncul dalam buku berjudul Apicius yang berisi sepuluh volume terpisah dan berkaitan dengan berbagai kategori makanan, seperti daging, makanan laut, burung, dan sayuran.
Diprediksi ditulis pada abad ke-4 atau ke-5, Apicius berisi resep yang berasal dari abad ke-1, sebagian besar menggunakan bahan-bahan yang tersedia untuk masyarakat kelas atas yang tinggal di dalam dan sekitar Roma.
Sama seperti hamburger yang mewah, isicia omentata pada dasarnya adalah daging patty cincang yang dibumbui dengan kacang pinus, merica, dan saus berbasis ikan yang disebut garum dan disertai dengan roti gulung yang telah direndam sebelumnya dalam anggur putih.
Menu ini bukan hanya tersedia bagi masyarakat kelas bawah, meskipun buruh Romawi terbiasa makan di tempat makan cepat saji yang disebut thermopolia, yang merupakan kios penyedia hidangan siap-makan untuk para pekerja di saat istirahat makan siang.
Dilansir dari IFL Science, asal-usul Apicius sendiri masih menjadi perdebatan. Beberapa sejarawan menyebut buku itu ditulis oleh Apicius Caelius karena huruf API dan CAE muncul di sampul depan beberapa edisi. Sementara yang lain menyebut itu adalah buku yang ditulis oleh Marcus Gavius Apicius, seseorang yang terkenal di dunia kuliner.
"Kita semua tahu bahwa orang-orang Romawi meninggalkan jejak besar di Inggris, secara fundamental mengubah pola makan Inggris selamanya. Makanan jalanan menjadi tersedia secara massal dan banyak makanan favorit yang diperkenalkan, termasuk isicia omentata, sebagai nenek moyang burger hari ini," ucap Dr Annie Gray, seorang ahli sejarah makanan, seperti dikutip dari Museum Crush.
Meski begitu, menurut Dr Gray, "hamburger" Romawi jauh lebih mewah daripada yang tersedia di pasaran saat ini karena memiliki resep yang lebih kaya dan lebih kompleks daripada versi daging sapi biasa.
Baca Juga: Anti Mainstream, Lelaki Ini Ciptakan Musik dari Barcode
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru
-
Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman
-
Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan
-
Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi
-
Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?
-
6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag
-
Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar
-
8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih
-
Spill Rahasia Konten Estetik Tanpa Ribet, Cukup Pakai OPPO Reno16 Series
-
Perbandingan Spesifikasi Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50, Duel HP Murahh Baterai Jumbo