Para dokter di balik penelitian itu, yang diterbitkan dalam Pediatric Pulmonology, mengatakan 'konsolidasi dengan tanda-tanda halo di sekitarnya adalah umum pada pasien anak yang berbeda dari orang dewasa'.
Konsolidasi adalah pneumonia gejala dan juga dapat menyebabkan masalah pernapasan karena udara yang dihirup tidak dapat menembus massa.
Setelah perawatan, enam anak menjalani pemeriksaan CT dada. Lesi sepenuhnya terserap dalam dua kasus dan konsolidasi secara bertahap berkurang dalam tiga.
Dr Foust setuju bahwa tanda halo tampaknya unik untuk Covid-19 dibandingkan dengan penyakit lain, lapor Medical Xpress. Namun biasanya fitur pencitraan saling tumpang tindih.
Sebuah studi yang lebih kecil dari lima pasien anak dengan Covid-19 menemukan GGO yang tidak merata, pada tiga pasien, yang sembuh dari waktu ke waktu.
Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Roentgenology, mengatakan beberapa temuan pencitraan yang khas 'telah muncul atau sedang muncul', dan ini dapat membantu dokter mendiagnosis Covid-19.
Tim meyakinkan bahwa anak-anak secara keseluruhan tampaknya kurang terpengaruh dibandingkan orang dewasa, dengan satu penelitian terhadap 2.143 anak-anak yang menunjukkan 94,1 persen adalah tidak menunjukkan gejala atau memiliki kasus ringan atau sedang.
Masyarakat Radiologi Amerika Utara sebelumnya telah merilis scan pasien dewasa yang meninggal karena Covid-19.
Gambar X-ray dan CT scan menunjukkan bagaimana penyakit ini merusak paru-paru korbannya.
Baca Juga: Tambah Fitur, Panggilan Video Google Duo Bisa 32 Orang
Tag
Berita Terkait
-
Tertular Ayah, Ibu dan 2 Balita di tangerang Positif Corona
-
Viral Ibu dan Anak Pelukan di Ambulans, Tertular Corona saat Ayah Pulang
-
Tak Pernah ke Mana-mana, Bayi 1,5 Tahun di Probolinggo Positif Corona
-
Kabar Baik, Bayi Positif COVID-19 Asal Kulon Progo Dinyatakan Sembuh
-
Viral, Video 3D Paru-paru Pasien Covid-19 yang Digerogoti Virus Corona
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet
-
Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar
-
Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23
-
Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan